🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru menggelar razia serentak kamar hunian warga binaan yang dirangkaikan dengan tes urine bagi pegawai dan warga binaan, Senin malam (06/04).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia, sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan rutan yang bersih dari praktik handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).
Razia yang dilakukan menjadi langkah strategis dalam deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata dalam memperkuat integritas lembaga pemasyarakatan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan bersama dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga stabilitas keamanan di dalam rutan.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, serta tetap menjunjung tinggi pendekatan humanis dalam setiap tindakan.
Usai apel, petugas gabungan langsung bergerak melakukan penggeledahan kamar hunian warga binaan secara menyeluruh dan sistematis. Pemeriksaan dilakukan dengan mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) serta tetap menghormati hak-hak warga binaan.
Selain razia, dilakukan pula tes urine terhadap sejumlah pegawai dan warga binaan. Langkah ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan rutan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diuji dinyatakan negatif dari zat terlarang.
Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, seperti instalasi listrik ilegal, benda tajam, serta barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan. Seluruh temuan langsung diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
Kepala Rutan Pekanbaru menegaskan bahwa kegiatan razia dan tes urine ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen nyata kami dalam mewujudkan rutan yang bersih dari Halinar,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pekanbaru kembali menegaskan tekadnya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, aman, dan bebas dari praktik-praktik ilegal, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di tubuh pemasyarakatan Indonesia.







