🇮🇩✌️Mentengnews.com – Boyolali — Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E mendampingi Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. mengikuti Zoom Meeting Peresmian Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto dari KDKMP Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/05/26).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Babinsa, Danramil hingga Dandim yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan dan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Babinsa, Danramil dan Dandim. Tanpa mereka pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini tidak akan terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Ia menegaskan, peresmian koperasi bukan sekadar meresmikan gedung atau gerai usaha, melainkan bentuk nyata implementasi keadilan sosial sesuai amanat UUD 1945 Pasal 33. Hingga saat ini tercatat sebanyak 9.294 titik koperasi telah selesai dibangun dan 1.061 titik di antaranya siap dioperasionalkan untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, Presiden RI H. Prabowo Subianto dalam arahannya menekankan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi momentum penting dalam membangun ekonomi berbasis pedesaan. Menurut Presiden, koperasi yang diresmikan tidak hanya berupa bangunan fisik, namun telah dilengkapi sistem, gudang, personel hingga dukungan logistik yang menjadi fondasi kebangkitan ekonomi desa.
Presiden juga mengapresiasi kemampuan bangsa Indonesia yang mampu merealisasikan pembangunan koperasi dalam waktu kurang dari satu tahun. Capaian tersebut dinilai sebagai prestasi besar yang harus terus dijaga dan dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Presiden menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diyakini mampu menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi pedesaan di masa mendatang.
“Kita harus memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk memajukan bangsa Indonesia. Tidak boleh kendor dan pantang menyerah. Fundamental ekonomi kita kuat dan Indonesia mampu menghadapi krisis ekonomi global,” tegas Presiden.
(Agus Kemplu)







