DIT RESNARKOBA POLDA RIAU MELAKSANAKAN SUPERVISI KAMPUNG TANGGUH ANTI NARKOBA KE DESA SIPUNGGUK

Polri750 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comKampar: Semangat perlawanan terhadap narkotika semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat dengan digelarnya kegiatan penilaian lomba Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Sipungguk Kecamatan Salo pada hari Rabu (24/06/2026) pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB di Aula Desa Sipungguk.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini menjadi bukti kerja sama erat antara Polda Riau, Polres Kampar khususnya Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKP Markus T. Sinaga, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat gerakan anti narkoba di tingkat desa.

Tim penilai yang dipimpin oleh PLH Kabag Wassidik Resnarkoba Polda Riau AKBP Edi Munawar, Amd., S.H., M.H., turut didampingi oleh para ahli dari Polda Riau dan seluruh jajaran Satresnarkoba Polres Kampar, serta dihadiri oleh Camat Salo, Kepala Desa Sipungguk, dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam program Kampung Tangguh Anti Narkoba, termasuk Tomas, Toda, Toga, dan Satgas Anti Narkoba Desa Sipungguk.

Kasat Resnarkoba Polres Kampar Akp Markus T. Sinaga, menyampaikan bahwa Kegiatan penilaian hari ini adalah puncak dari perjuangan panjang Desa Sipungguk dalam membangun kampung tangguh anti narkoba, yang kami dukung secara penuh sejak awal program ini diluncurkan.

Sebagai unsur Satresnarkoba Polres Kampar, kami tidak hanya bertugas menindak pelaku narkotika, tetapi juga aktif dalam membangun program preventif seperti ini untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh zat berbahaya – sesuai dengan semangat Hari Bhayangkara yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.”

Beliau menjelaskan bahwa pihak Satresnarkoba Polres Kampar telah memberikan pembinaan dan pendampingan secara berkala kepada Desa Sipungguk sejak awal pembentukan program kampung tangguh anti narkoba. “Kita telah membantu dalam penyusunan struktur organisasi, sosialisasi bahaya narkotika kepada masyarakat, hingga pembentukan satgas anti narkoba yang terdiri dari unsur masyarakat sendiri. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa program tidak hanya berjalan saat ini, tetapi juga dapat berkelanjutan di masa mendatang,” tambahnya.

Ketua Tim Penilai Plh Kabag Wassidik Resnarkoba Polda Riau Akbp Edi Munawar, Amd. Menyampaikan bahwa Kami sangat mengapresiasi peran aktif yang dilakukan oleh Kasat Resnarkoba Polres Kampar dan Satresnarkoba dalam mendukung program kampung tangguh anti narkoba di Desa Sipungguk,” ujarnya saat membuka kegiatan penilaian. “Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kita ingin menunjukkan bahwa program anti narkoba yang berbasis masyarakat seperti ini menjadi contoh terbaik bagaimana Polri dapat bekerja sama dengan rakyat untuk menciptakan perubahan positif.”

Beliau menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup berbagai aspek mulai dari keberadaan struktur organisasi anti narkoba di desa, program kerja yang telah dilaksanakan, kontribusi aktif masyarakat, hingga dampak yang telah dirasakan oleh warga setelah program berjalan. “Kita melihat dengan saksama setiap langkah yang telah ditempuh oleh Desa Sipungguk, dengan dukungan yang solid dari pihak Polres Kampar, karena kita ingin memastikan bahwa program yang dibangun dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Provinsi Riau,” tambahnya.

Hadir dalam acara yang penuh kebersamaan ini juga PS. Kanit 3 Bagwassidik Resnarkoba Polda Riau AKP Dr. Mardiwel, S.H., M.H., PS. Panit 2 Bagwassidik Resnarkoba Polda Riau IPTU Yuspendri, S.H., M.H., Camat Salo Sofiandi, S.E., M.E., KBO Sat Resnarkoba Polres Kampar IPTU Syelfa Endri, S.H., Kanit I IPDA Surya F.N, S.H., Kanit II IPDA Arif Arman.D, S.H., M.H., Kades Sipungguk Mawardi, Bhabinkamtibmas Desa Sipungguk Brigadir Rino Sudirman, personel Satresnarkoba, serta perwakilan dari Tomas, Toda, Toga, dan Satgas Anti Narkoba Desa Sipungguk.

Camat Salo Sofiandi, S.E., M.E., menyampaikan rasa bangga terhadap hasil kerja sama antara Desa Sipungguk dan Satresnarkoba Polres Kampar. “Kecamatan Salo sangat mendukung program ini, dan dukungan yang diberikan oleh Kasat Narkoba dan jajarannya telah menjadi kunci keberhasilan program kampung tangguh anti narkoba di Desa Sipungguk. Penilaian oleh tim dari Polda Riau menjadi bukti bahwa upaya kita telah diakui dan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Kades Sipungguk Mawardi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kasat Resnarkoba AKP Markus T. Sinaga dan seluruh jajaran Satresnarkoba Polres Kampar. “Tanpa dukungan dan pembinaan dari pihak kepolisian khususnya Satresnarkoba, program ini tidak akan bisa berjalan dengan baik. Kami telah belajar banyak tentang cara menangani masalah narkotika dan membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menolak zat berbahaya ini,” ujarnya dengan penuh haru.

Salah satu anggota Satgas Anti Narkoba Desa Sipungguk menyatakan bahwa bimbingan dari pihak Satresnarkoba telah sangat membantu mereka dalam menjalankan tugas. “Kita diberikan pelatihan tentang cara mendeteksi aktivitas narkotika, memberikan penyuluhan kepada masyarakat, serta menangani kasus yang mungkin terjadi. Semua ini membuat kita lebih percaya diri dalam menjaga kampung kita tetap bersih dari narkotika,” jelasnya.

Selama proses penilaian berlangsung, tim penilai melakukan pemeriksaan terhadap berbagai dokumen program yang telah disusun dengan bantuan Satresnarkoba, melakukan wawancara dengan unsur masyarakat dan pengurus program, serta melakukan kunjungan lapangan ke beberapa titik strategis di Desa Sipungguk untuk melihat secara langsung implementasi program. KBO Sat Resnarkoba Polres Kampar IPTU Syelfa Endri, S.H., juga menjelaskan secara rinci tentang langkah-langkah yang telah ditempuh bersama masyarakat dalam menjalankan program ini.

“Kita telah melakukan pendekatan yang komprehensif – mulai dari pencegahan melalui sosialisasi, hingga pengawasan dan pendampingan bagi mereka yang berisiko terkena pengaruh narkotika,” ujar IPTU Syelfa Endri. “Kerja sama dengan masyarakat menjadi kunci utama, karena tanpa dukungan mereka, program ini tidak akan bisa mencapai target yang diinginkan.”

Pihak Polda Riau menyampaikan bahwa hasil penilaian akan diumumkan dalam waktu dekat sebagai bagian dari rangkaian acara perayaan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kasat Resnarkoba AKP Markus T. Sinaga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendukung Desa Sipungguk bahkan setelah penilaian selesai.

“Kami akan tetap memberikan pembinaan dan dukungan agar program kampung tangguh anti narkoba di Desa Sipungguk dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Sipungguk menjadi bukti bahwa perlawanan terhadap narkotika dapat berhasil jika dilakukan secara bersama-sama antara Polri dan rakyat,” pungkasnya.

Kegiatan berakhir pada pukul 15.00 WIB dengan situasi yang lancar dan kondusif, dengan harapan bahwa upaya bersama dalam membangun kampung tangguh anti narkoba akan terus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *