🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru: Rabu (30/9/2026) – Dalam rangka memperingati hari duka bangsa dan menyongsong Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober,KOTI Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali merenungi sejarah kelam Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI).
Peringatan ini dinilai krusial agar bangsa Indonesia tidak kehilangan memori kolektif terhadap ancaman ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
Komandan KOTI bung ERI BUKIK mengingatkan bahwa ancaman laten komunisme dan ideologi radikal lainnya masih bisa muncul dalam berbagai bentuk di era modern, terutama melalui penyebaran hoaks dan polarisasi di media sosial. Oleh karena itu, literasi sejarah dan penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi benteng utama bagi masyarakat.dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2026).
“Kami dari KOTI Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru konsisten menolak segala bentuk kebangkitan paham komunis. Kami mengimbau kepada seluruh kader, elemen masyarakat, dan khususnya generasi milenial serta Gen Z di Riau untuk terus mengkaji sejarah, memahami nilai Pancasila, dan menjaga persatuan,” tambahnya.
Sebagai bentuk keprihatinan dan penghormatan,KETUA MPC PP Kota Pekanbaru BUNG IWAN P beserta jajaran hingga ke tingkat rayon dan ranting di wilayah Kota Pekanbaru turut mengibarkan bendera setengah tiang dan melaksanakan doa bersama untuk para Pahlawan Revolusi.
Langkah ini sejalan dengan tradisi Pemuda Pancasila yang selalu hadir garda terdepan dalam mengawal dan mempertahankan Pancasila.
Dandema KOTI MPC PP Kota Pekanbaru, Bung Rayanto atau yang akrab disapa Bung Rey Juntak menegaskan bahwa sejarah kelam bangsa tidak boleh dibiarkan terulang, apalagi dilupakan oleh generasi penerus.
“Sejarah bukan untuk dilupakan, melainkan untuk dipelajari. Jangan pernah melupakan sejarah bangsa, terutama pengkhianatan dan kekejaman PKI yang telah merenggut nyawa para Pahlawan Revolusi.
Melupakan sejarah berarti kita mengkhianati darah dan air mata para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI,” ujarnya Rayanto !!!
Menutup pernyataannya,Komandan KOTI MPC PP Kota Pekanbaru mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum 30 September dan 1 Oktober sebagai refleksi bersama dalam memperkokoh toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dan belajar dari kesalahan masa lalunya. Mari kita jadikan sejarah sebagai kompas untuk melangkah ke masa depan Indonesia yang lebih baik, berlandaskan Pancasila,” pungkasnya.







