BPOM Pekanbaru Ajak Pelaku Usaha Me-register Produk Pangan Olahan

Mentengnews.comPekanbaru – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pekanbaru, Riau, Berkolaborasi dengan Direktorat Register Pangan Olahan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan melakukan Sosialisasi dan Desk Registrasi dalam Rangka Jemput Bola Register Pangan Olahan di The Zuri Hotel Pekanbaru dari Tanggal 07- 08 Mei 2024.

Kepala Balai POM Pekanbaru, Alex Sander S. Farm A.pt M.H Melalui Zoom Meeting kepada 50 para Pelaku yang berkumpul di The Zuri Hotel Pekanbaru, Selasa (07 Mei 2024) mengajak pelaku usaha agar mendaftarkan produk dagangnya agar mendapatkan nomor izin edar.

Ini merupakan pengawasan pre-market yang dilakukan Balai POM kepada pelaku usaha sebelum produk yang dihasilkan, khususnya pangan olahan beredar dipasarkan.

“Kegiatan hari ini merupakan kolaborasi antara Balai POM Pekanbaru dan Direktorat Registrasi Makanan Olahan Balai POM, kita jemput bola untuk nomor registrasi pangan olahan bagi para pelaku usaha,” kata Alex Sander

Ia menambahkan pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait perizinan pangan olahan dan menyediakan layanan registrasi pangan olahan.

“Dengan harapan bapak Ibu yang mengikuti kegiatan sosialisasi dan desk registrasi ini bisa melengkapi dokumen, mulai dari pembuatan akun, email sampai dengan nomor izin edar akan terlayani,” ujarnya.

Produk pangan olahan yang sudah memiliki nomor registrasi dari Balai POM, maka dari segi legalitas produk sudah bisa dijual dan diedarkan.
“Kita juga sudah melakukan pendampingan UMKM di pekanbaru dan beberapa daerah di Provinsi riau dan dari data itu kami lakukan pendampingan dengan terbitnya NIB di aplikasi e-sertifikasi yang kemudian mendapatkan sertifikasi Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB),” ujar dia.

Dengan begitu ia berharap pelaku usaha segera melakukan pendaftaran dengan cara yang sudah sangat mudah melalui aplikasi yang sudah disediakan.

“Jadi supaya mereka pelaku usaha bisa daftar agar dapat legalitas produk dan juga jaminan keamanan dan mutu dari produk yang diedarkan,” tutup Alex sander.

(MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *