Laskar Hulubalang Melayu Bersatu Audiensi dengan DPRD Dumai, Dorong Muatan Lokal Budaya Melayu Dihidupkan Kembali Di Sekolah-Sekolah

Terpopuler1829 Dilihat

🇲🇨✌️Mentengnews.comDumai: Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) melaksanakan audiensi dengan Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, beserta jajaran, guna menyampaikan aspirasi terkait pentingnya menghidupkan kembali Muatan Lokal Budaya Melayu di sekolah-sekolah.

Audiensi yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Dumai tersebut dihadiri oleh pengurus DPD dan DPC Laskar Hulubalang Melayu Bersatu . Dalam pertemuan itu, LHMB menekankan bahwa pelestarian budaya Melayu harus dimulai sejak usia dini melalui jalur pendidikan formal.

Wan Ade Syahputra Panglima Laskar Hulubalang Melayu Bersatu menyampaikan keprihatinan atas semakin berkurangnya pengenalan nilai-nilai budaya Melayu di lingkungan sekolah. Menurut mereka, muatan lokal seperti Penulisan Arab Melayu, adat istiadat, bahasa Melayu, seni budaya, serta sejarah lokal perlu kembali dimasukkan dalam kurikulum sebagai upaya menjaga jati diri dan karakter generasi muda Kota Dumai.

Wakil Ketua DPRD Kota Dumai menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan menyatakan bahwa DPRD mendukung upaya pelestarian budaya daerah. Ia menegaskan bahwa masukan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Komisi I serta dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai menyampaikan bahwa muatan lokal budaya Melayu sejalan dengan upaya penguatan karakter siswa. Ia menilai usulan tersebut sangat relevan dan akan menjadi perhatian serius DPRD dalam pembahasan kebijakan pendidikan daerah.

Audiensi berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan dialog konstruktif. Laskar Hulubalang Melayu Bersatu berharap DPRD Kota Dumai dapat mendorong lahirnya kebijakan konkret agar Muatan Lokal Budaya Melayu kembali diajarkan secara aktif di sekolah-sekolah, demi menjaga warisan budaya dan identitas masyarakat Dumai.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *