Suasana Kekeluargaan Warnai Silaturahmi Idul Fitri di Rumah Plt Gubernur Riau

Terpopuler1606 Dilihat

Mentengnews.comPekanbaru: Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, untuk mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat dari berbagai kalangan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di kediaman Plt Gubernur di Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Sabtu (21/3/2026). Masyarakat tampak berdatangan untuk bersilaturahmi secara langsung dengan orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut.

Meski tidak menggelar open house secara resmi seperti tahun-tahun sebelumnya, SF Hariyanto tetap membuka pintu bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Supriyadi, mengatakan berbagai elemen masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru.

“Alhamdulillah, tadi semua sudah berkumpul untuk silaturahmi. Pak Plt Gubernur juga menerima berbagai lapisan masyarakat. Rombongan Forkopimda Pekanbaru dan Pak Wali Kota Agung beserta jajaran datang bersama ke kediaman,” ujar Supriyadi.

Ia menjelaskan, kehadiran Forkopimda turut menambah suasana keakraban. Menurutnya, momen ini menjadi ajang mempertemukan berbagai elemen masyarakat tanpa sekat.

“Momen seperti inilah yang sangat memperkuat ukhuwah islamiyah. Walaupun tidak open house, namun Pak Plt Gubernur tetap menerima masyarakat yang ingin bersilaturahmi,” jelasnya.

Supriyadi menambahkan, nilai utama Idulfitri bukan hanya sebatas perayaan, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama. Tradisi saling mengunjungi dan bermaaf-maafan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat tampak antusias memanfaatkan momen untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerah. Mereka menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan untuk kemajuan Provinsi Riau ke depan.

“Kami harap, dengan terjalinnya silaturahmi ini dapat mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Karena bagaimanapun, bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi tradisi bahwa setelah menjalani satu bulan puasa, dilanjutkan dengan saling bermaaf-maafan serta bersilaturahmi,” pungkasnya.(Rls/RB)

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *