🇮🇩✌️Mentengnews.com – Sragen, Sumarno, S.E., M.M., Sekda Provinsi Jateng secara resmi membuka dimulainya program TMMD reg 128 tahun 2026 Kodim 0725/Sragen di Lapangan Taman Harmoni Plumbungan, Karangmalang, Sragen. Saat menjadi Inspektur upacara, ia memukul kentongan sebagai tanda dibukanya program TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke – 128 di Kabupaten Sragen. Rabu, 22/04/2026.
Dalam amanat Gubernur Jateng yang dibacakan Sekertaris Daerah Jateng mengatakan “Program TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa merupakan wujud nyata kemanunggalan dan kesengkuyungan antara TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh komponen masyarakat dalam mendukung
pembangunan daerah. Program ini merupakan kolaborasi antara TNI AD, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta
Pemerintah Kabupaten/Kota, dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 33,2 miliar”
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI yang
telah konsisten menyelenggarakan program TMMD selama kurang lebih 45 tahun. Berbagai keberhasilan yang telah dicapai terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Program TMMD, baik Reguler maupun Sengkuyung, telah membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan, daerah terisolir, tertinggal, hingga kawasan perkotaan kumuh dan miskin, melalui kegiatan fisik maupun nonfisik”
“Sasaran kegiatan fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana dasar masyarakat, guna meningkatkan aksesibilitas wilayah terpencil serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, kegiatan nonfisik diarahkan pada peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara serta penguatan ketahanan wilayah, melalui bidang kesehatan, pendidikan, dan bela negara”
“Pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 ini berlangsung mulai tanggal 22 April sampai dengan 21 Mei 2026 secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah, dengan tema: “TMMD SATUKAN
LANGKAH, MEMBANGUN NEGERI DARI DESA.” Tema ini menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Dengan membangun desa, kita
dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi kesenjangan, serta mendorong pemerataan pembangunan”
Gubernur Jateng berharap berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota bersama Komandan Satgas TMMD dapat melaksanakan program ini secara optimal, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara berkelanjutan. Dengan semangat
kesengkuyungan seluruh komponen bangsa. “saya optimis pelaksanaan TMMD ini akan memberikan kontribusi
positif dalam pembangunan desa dan kelurahan, sekaligus mendukung target penurunan angka kemiskinan Jawa Tengah menjadi 8,70%–8,53% serta pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00%–6,00% sebagaimana ditetapkan
dalam RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Sementara itu Dansatgas TMMD Reg-128 Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP mengatakan bahwa sasaran TMMD secara garis besar ada 2 yaitu sasaran fisik dan non fisik.
“sasaran fisik berupa cor jalan panjang 1.100m, Talud 150m, Rehab RTLH sebanyak 10 unit, pembuatan jamban sehat sebanyak 10 unit dan sarana air bersih ( sumur bor) 1 unit”
“Sasaran Non fisik meliputi penyuluhan Wawasan Kebangsaan, KB-Kes, Stunting, Posyandu dan penyuluhan penyakit tidak menular, Bin Kamtibmas dan bahaya narkoba, Peternakan dan perikanan, Pertanian dan perkebunan serta Bintal/rohani” jelas Dandim.
Selesai upacara, dilanjutkan dengan pembagian 100 paket sembako untuk keluarga anak stunting dan warga prasejahtera serta peletakan batu pertama di titik 0 pengerjaan cor blok jalan.
(Agus Kemplu)







