🇮🇩✌️Mentengnews.com – Siak – Pemerintah Kabupaten Siak terus mematangkan arah pembangunan sosial ekonomi kedepan dengan menitikberatkan pada penguatan sektor ekonomi dan perluasan lapangan kerja upaya menekan angka pengangguran.
Hal tersebut disampaikan Bupati Siak, Afni, dalam Rapat Koordinasi arah pembangunan sosial ekonomi daerah dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Jumat (17/4/2026).
Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah indikator strategis Kabupaten Siak tahun 2025, mulai dari indikator ekonomi, perkembangan inflasi, indikator sosial masyarakat, hasil survei MBG, kegiatan program nasional tahun 2026, hingga kondisi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan data kependudukan Kabupaten Siak.
Bupati menegaskan bahwa data dari BPS tidak boleh hanya dipandang sebagai angka, tetapi harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan tindakan nyata Pemerintah Daerah.
“Data bukan sekadar angka, tapi action. Gunakan data ini untuk kepentingan masyarakat. Sampaikan juga ke provinsi bahwa kita ini punya peran dalam perekonomian daerah,” kata Bupati.
Selain itu, data ini juga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan, evaluasi kinerja. Seperti angka kemiskinan, pengangguran, serta menetapkan sasaran program sosial dan ekonomi secara tepat.
“Data harus valid, karena jika data ini sampai ke pusat dan Pak Presiden tidak mendapat informasi yang valid maka efeknya ke mana-mana dalam pengambilan kebijakan,” terang Bupati Afni.
Ia juga minta para Kepala Dinas agar lebih aktif memperjuangkan kebutuhan daerah ke pemerintah provinsi dengan berbasis data, termasuk untuk pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan dan program prioritas lainnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa perekonomian Kabupaten Siak sangat bergantung pada sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian yang harus terus dijaga dan diperkuat agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil.
“Kata kunci dari Kepala BPS ialah bilamana sektor tersebut terganggu maka akan terjadi potensi PHK, jadi mari kita jaga,” tegasnya.
Selain fokus pada sektor ekonomi, Bupati juga menyoroti masih tingginya angka pengangguran yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi ini mendorong perlunya langkah konkret untuk memperluas kesempatan kerja, khususnya bagi generasi muda.
Bupati kemudian menginstruksikan Dinas Pertanian dan Dinas Ketenagakerjaan untuk menyiapkan program pemberdayaan bagi pemuda yang belum bekerja agar dapat diarahkan menjadi pelaku usaha di sektor pertanian.
“Untuk Dinas Pertanian, coba siapkan lahan yang kita punya, 2 hektare saja untuk anak muda yang pengangguran. Kita coba arahkan mereka agar bisa berusaha, terutama di bidang pertanian, kita tekan pengangguran,” kata dia.
Ia juga menambahkan bahwa setiap kecamatan diminta berperan aktif dalam melahirkan wirausaha muda baru sebagai bagian dari strategi perluasan lapangan kerja.
Bupati Afni turut mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Siak untuk mendukung pelaksanaan sensus tahun 2026. Mari kita membuka pintu dan menyambut petugas sensus yang datang ke rumah masing-masing,” tutupnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak berharap arah pembangunan tahun 2026 dapat lebih terarah, berbasis data, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Rahma/MC Kabupaten Siak)













