BEM USTI Gelar Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi”.

"Kolonialisme di Zaman Kita"

Pendidikan1797 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru: Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (BEM USTI) sukses menggelar kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita pada Selasa, 20 Mei 2026, bertempat di Sekretariat BEM Universitas Sains dan Teknologi Indonesia.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 19.00 WIB tersebut terbuka untuk mahasiswa maupun masyarakat umum. Antusias peserta terlihat tinggi sejak awal kegiatan berlangsung. Tercatat sekitar 70 peserta hadir mengikuti pemutaran film dokumenter tersebut.

Film mulai diputar pada pukul 19.45 WIB. Seiring berjalannya pemutaran, jumlah peserta yang hadir terus bertambah hingga memenuhi Sekretariat BEM USTI sebagai lokasi kegiatan. Para peserta mengikuti jalannya film dengan khidmat dan penuh perhatian hingga film selesai diputar.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ruang diskusi, refleksi, dan peningkatan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu sosial, lingkungan, hak masyarakat adat, serta dinamika pembangunan yang diangkat dalam film dokumenter tersebut.

Presiden Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Indonesia, Zakfa Anur Rahmansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan ruang edukasi dan diskusi publik di lingkungan kampus.
“Film dokumenter bukan hanya menjadi media hiburan, tetapi juga media pembelajaran dan refleksi sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang diskusi yang sehat dan kritis bagi mahasiswa serta masyarakat untuk memahami berbagai realitas sosial yang terjadi di Indonesia,” ujar Zakfa Anur Rahmansyah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri BEM Universitas Sains dan Teknologi Indonesia
Muhammad Zaini menyampaikan bahwa tingginya antusias peserta menunjukkan masih kuatnya kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu kemanusiaan dan keadilan sosial. “Antusiasme peserta malam ini membuktikan bahwa mahasiswa masih memiliki semangat untuk berdiskusi, berpikir kritis, dan peduli terhadap persoalan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang intelektual yang hidup di lingkungan kampus,” ujar Muhammad Zaini.

Kegiatan nonton bareng berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai. BEM Universitas Sains dan Teknologi Indonesia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan budaya literasi, diskusi, dan gerakan intelektual mahasiswa.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *