Desakan Transparansi Kasus Kecelakaan Maut Jalan Ombak, LHMB Kota Dumai Minta Polisi Tampilkan Laporan Model A

Terpopuler894 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comDumai: Laskar Hulubalang Melayu Bersatu melalui Panglima Kota Dumai, Wan Ade Syahputra, mendesak pihak Polres Dumai untuk bersikap transparan dalam penanganan insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Ombak beberapa hari lalu dan menewaskan dua orang warga masyarakat.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Wan Ade Syahputra meminta kepolisian segera menampilkan serta menjelaskan kepada publik terkait laporan Model A atas kasus kecelakaan tersebut. Menurutnya, masyarakat Kota Dumai saat ini menunggu langkah konkret dan keterbukaan dari aparat penegak hukum agar proses penanganan perkara berjalan secara profesional serta tidak menimbulkan dugaan adanya upaya menutup-nutupi fakta hukum.

“Kami dari Laskar Hulubalang Melayu Bersatu Kota Dumai meminta Polres Dumai terbuka kepada masyarakat. Tampilkan laporan Model A kepada publik agar masyarakat mengetahui sejauh mana penanganan kasus kecelakaan maut di Jalan Ombak tersebut. Ini menyangkut nyawa manusia, dua orang meninggal dunia, dan satu anak-anak mengalami luka berat serta trauma,” tegas Wan Ade Syahputra.

Ia menilai, keterbukaan informasi dalam sebuah perkara pidana maupun kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa merupakan bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Menurutnya, laporan Model A memiliki peranan penting sebagai dasar administrasi dan awal proses hukum yang dibuat langsung oleh anggota kepolisian ketika mengetahui atau menemukan adanya dugaan tindak pidana maupun peristiwa hukum di lapangan.

Wan Ade Syahputra juga menegaskan bahwa keberadaan laporan Model A sangat penting untuk memastikan bahwa proses penanganan kasus benar-benar berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Selain itu, transparansi laporan tersebut dinilai dapat menghindari munculnya spekulasi liar di tengah masyarakat serta memberikan kepastian kepada keluarga korban mengenai perkembangan kasus yang sedang ditangani.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu. Jangan sampai muncul kesan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dalam penanganan perkara ini. Publik berhak mengetahui perkembangan kasus yang telah merenggut nyawa masyarakat Kota Dumai,” lanjutnya.

Pihak LHMB Kota Dumai juga menyampaikan bahwa apabila tidak ada transparansi dari pihak kepolisian terkait penanganan perkara tersebut, maka organisasi akan mengambil langkah lanjutan berupa aksi besar-besaran di depan Mapolres Dumai. Bahkan, mereka mengaku siap menyuarakan mosi tidak percaya terhadap kinerja Polres Dumai apabila tuntutan keterbukaan informasi tidak direspons secara serius.

“Kami tegaskan, apabila kasus ini tidak ditangani secara transparan dan terbuka kepada publik, maka kami dari Laskar Hulubalang Melayu Bersatu akan turun melakukan aksi besar-besaran di Polres Dumai dan menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kinerja Polres Dumai,” ujar Wan Ade Syahputra dengan tegas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Dumai belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh LHMB Kota Dumai mengenai publikasi laporan Model A atas insiden kecelakaan maut di Jalan Ombak tersebut.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *