🇮🇩✌️Mentengnews.com – Banyumas – Suasana tegang menyelimuti Kantor Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, pada Senin (11/05/2026). Ratusan warga desa, membentangkan spanduk berisi beragam tuntutan, menggelar aksi damai mendesak Kepala Desa Banjaranyar, Robi Wibowo untuk segera lengser dari jabatannya.
Kemarahan warga ini dipicu oleh serangkaian dugaan penyimpangan yang merugikan desa. Berbagai persoalan krusial diangkat, mulai dari pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dipertanyakan, hingga Dugaan praktik pungutan liar terhadap warga yang ingin bekerja di MBG. Tak hanya itu, aliran dana dari sewa pasar malam, penggunaan tanah kas desa, hingga nasib proyek pembangunan kolam renang yang mangkrak, turut menjadi sorotan tajam.
Warga juga menyoroti mangkraknya pembangunan lapangan desa, ketidak berfungsinya Pasar Induk serta praktik pengelolaan uang sewa parkir dan kios BUMDES yang dinilai tidak transparan. Tagihan air PDAM yang membengkak, dugaan jual beli beras yang janggal, hingga kasus pilu hancurnya dua rumah tangga akibat masalah yang belum terjelaskan, menambah panjang daftar keluhan warga.
Belum lagi, timbulnya hutang piutang yang melilit desa secara masif, serta dugaan pencurian material bekas Puskesmas, semakin mempertebal kekecewaan warga. Semuanya terangkum dalam belasan poin tuntutan yang mereka sampaikan dengan tegas.
Dalam Keterangan Koordinator Lapangan (Korlap) Yulianto mengungkapkan kepedihannya, “Kami ini masyarakat kecil, Pak. Kami hanya ingin desa kami maju dan dikelola dengan jujur. Melihat uang desa tidak jelas penggunaannya, hati kami sakit,” terangnya.
Aksi yang berlangsung damai ini diharapkan menjadi langkah awal untuk penyelesaian masalah yang selama ini membebani masyarakat Banjaranyar. Warga menantikan respons konkret dari pihak berwenang agar keadilan dan transparansi dapat ditegakkan di desa mereka.
Adapun Camat Pakuncen, Dhany mewakili Pemerintah Daerah menyampaikan saat menemui Para peserta aksi Demo mengatakan bahwa kegiatan aksi damai yang dilakukan oleh warga merupakan aspirasi warga.
“Pihak Pemda Banyumas sudah menindaklanjuti issue yang beredar di masyarakat yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa,” Terangnya.
( Iwan/ Red )













