Dua Nyawa Melayang, Keamanan Ventilasi Udara Apartemen Pollux Habibie Diragukan, Masyarakat: Usut Tuntas 

Polri1795 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comBatam: Suasana tegang mewarnai proses evakuasi jenazah seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura di Tower 2 Bluhen, Apartemen Pollux Habibie Lantai 53, Batam Centre, Senin (8/6/2026) malam jam 00.09 Wib.

Terlihat ada ketegangan terjadi ketika ada beberapa awak media yang hendak melakukan peliputan di lokasi mengaku mendapat pembatasan akses dari pihak pengelola dan petugas keamanan apartemen.

Terlihat adu mulut hingga sampai terjadi aksi saling dorong di areal luar gedung Tower Bluhen tersebut dimana saat jurnalis berupaya memperoleh informasi terkait proses evakuasi mendapat halangan dan rintangan dari aparat keamanan PT.CARE GUARD yang di pekerjakan di gedung apartement Meisterstadt Pollux Habibie- Batam.

Pihak keamanan apartemen yang dinas malam selasa 09/06/2026 dinihari beralasan pembatasan dilakukan untuk menjaga privasi penghuni. Namun, sikap tersebut memicu keberatan dari sejumlah wartawan yang tengah menjalankan tugas peliputan.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa hari setelah ditemukannya seorang WNA lansia asal Singapura meninggal dunia di kawasan apartemen yang sama pada Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Senin malam kembali ditemukan seorang wanita WNA Singapura berinisial L, kelahiran 1967, meninggal dunia di salah satu unit di Lantai 38 Tower 2 Bluhen.

Penemuan jenazah tersebut langsung menarik perhatian publik mengingat adanya dua kasus kematian warga negara Singapura di lokasi yang sama dalam rentang waktu yang berdekatan.

Sejumlah jurnalis dari berbagai media di Batam mendatangi lokasi untuk memperoleh informasi dan dokumentasi. Namun, akses menuju area tower dijaga ketat oleh petugas keamanan. Awak media juga tidak diperkenankan mengambil gambar saat proses evakuasi jenazah berlangsung.

“Kami hanya menjalankan tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi yang akurat. Pembatasan yang terlalu ketat justru menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” ujar salah seorang wartawan di lokasi.

Menjelang tengah malam, jenazah wanita berinisial L akhirnya berhasil dievakuasi melalui pintu darurat apartemen dan dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan dari pihak berwenang. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait temuan tersebut.

Pihak pengelola gedung Apartemen Meisterstadt Pollux Habibie PT.Pollux Barelang Mega super blok dan PT.Pollux Properti Indonesia Tbk belum dapat ditemui dan bungkam seribu bahasa.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *