Pekanbaru Top Team Raih 2 kemenangan di ROOKIE FIGHT Jakarta

Terpopuler1806 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru – (1/6/2026) Pekanbaru Top Team Martial Art yang Menurunkan 3 orang atlet tinju pada kejuaraan tinju terbuka ROOKIE FIGHT di Jakarta pada 31 mei 2026 yang lalu, berhasil meraih 2 kemenangan, dan 1 kalah poin.

Kejuaraan tinju amatir dan semi pro yang bertajuk Rookie fight ini digelar oleh WSBC yang bekerjasama dengan Pertina dan (holywings Sport Show) HSS, serta berkolaborasi dengan paris fernandes sebagai partner live streaming pertandingan.

Kegiatan yang dilaksanakan di live house kemang Jakarta selatan ini dimulai sejak pukul 10.00 wib sampai dengan pukul 23.00 wib, puluhan partai pertandingan digelar dengan berbagai kategori baik amatir maupun semi pro.

Kejuaraan tinju yang diikuti oleh atlet-atlet tinju dari berbagai wilayah, baik jabodetabek, sumatera maupun dari Indonesia bagian timur.

Pekanbaru top team merupakan salah satu camp/sasana tinju yang turut berpartisipasi, camp asal kota pekanbaru ini menurunkan 3 orang atlet pada tiga kelas, kategori Youth Alvi Arfaniar Parayata ( 54 Kg), Muhammad Ibra Abdilah (75 kg) dan Alif Alghafari ( 63,5 kg).

Alvi Arfaniar Prayata yang merupakan siswa Kelas 11 SMA Negeri 6 Pekanbaru, harus berhadapan dengan Yosua Dovan dari KPJ bulungan, namun kali ini alvi harus bertanding pada level elite, menghadapi petinju berusia 27 Tahun dan lebih berpengalaman dari dirinya yang mendaftar pada level youth usia 16-18 tahun.

Pada ronde pertama dan kedua meski menghadapi petinju yang diatas levelnya, alvi masih bisa mengatasi meski sedikit tertinggal, tapi pada ronde ketiga alvi justru mendominasi pertandingan, dan hanya kalah point tipis (split decision) dari Yosua.

Sementara itu Muhammad Ibra yang menghadapi Andri Junaidi dari KPJ Bulungan Senior, ibra justru berhasil menang dengan TKO pada ronde Pertama, begitu wasit menyatakan pertandingan ibra langsung menyerang dan terus menghujami pukulan kepada andri, sehingga ibra berhasil meraih kemenangan sempurna pada debutnya ini.

Begitu juga dengan Alif Alghafari yang turun dalam partai pertandingan ke 40 pada rookie fight ini, berhasil memenangkan dari Howard yang berasal dari House Of Boxing Jakarta, howard merupakan atlet yang sudah sering ikut bertanding dan lebih berpengalaman dari alif, namun Alif berhasil meng KO kan howard pada ronde pertama.

2 kemenangan dan 1 kekalahan yang diperoleh oleh Pekanbaru Top Team cukup memberikan kepuasan bagi tim, apalagi kekalahan alvi hanya kekalahan poin dan sangat tipis, kalau dari segi permaian, semua atlet sudah sangat bagus dan mampu mendominasi, apalagi kemenangan kita TKO dan KO, ungkap Zaki.

Disisi lain, Vicky Natra selaku penyelenggara dan juga coach dari WSBC memberikan apresiasi kepada Pekanbaru Top Team, ia mengungkapkan, bahwa Zaki ini merupakan anak didiknya di WSBC, namun kini sudah bisa membawa atlit dan berprestasi, Vicky berpesan kepada Pekanbaru Top Team agar terus berkembang dan lahirkan bibit bibit berprestasi walaupun Latihan hanya digarasi.

Sementara itu, Alvi memberikan tanggapannya pada event kali ini, dirinya mengungkapkan agak kaget harus menghadapi lawan yang levelnya berada diatasnya, namun dirinya tetap optimis, dan baginya pertandingan kali ini merupakan pengalaman yang besar agar Latihan lebih keras lagi untuk bisa mencapai level yang lebih tinggi lagi.

Muhammad Ibra juga menyampaikan hal yang sama, dirinya akan terus mengupgrade dirinya untuk lebih dari hari ini, meskipun menang, dirinya merasa belum mengeluarkan hasil latihannya selama ini.

Berbeda dengan alif yang merasa puas dan bangga dengan hasil yang diperolehnya, persiapan yang dilakukannya selama 2 bulan Bersama tim dengan intensitas lebih dari biasanya berhasil memperoleh kemenangan.

Selain itu, Kami juga mengucapkan Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mensuuport, sehingga kami bisa mengikuti event ini, khususnya GAES, Gen Z, JC 919, RBN Riau, Sasana Mahatidana, Ten Coffee, BONI,Luxury Barbershop,Yanni Management, Asykar Theking, dan seluruh keluarga besar Papua Top Team serta WSBC Jakarta, tutup Zaki.

Keberhasilan para atlet pekanbaru top team ini semakin memperlihatkan bahwa kota pekanbaru memiliki potensi-potensi atlet yang berkualitas, namun tentunya dibutuhkan sarana dan prasarana untuk mendukung keberadaan mereka, dan saat ini olahraga tinju, dan combat sport pada umumnya di kota pekanbaru juga berada pada kondisi sangat baik, sehingga dapat memicu lahirnya keinginan – keinginan generasi muda untuk terjun pada dunia olahraga beladiri khususnnya tinju. (rilis )

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *