Danlanud Roesmin Nurjadin Tegaskan Tidak Pernah Menerima Setoran, “Itu Berita Hoax” dan Siap Memproses Anggota yang Terlibat Pelanggaran 

TNI AU1803 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru: Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, akhirnya angkat bicara menanggapi informasi yang beredar luas di berbagai akun media sosial terkait tuduhan bahwa dirinya menerima setoran dari pihak tertentu.

Dalam keterangannya, Marsma TNI Abdul Haris membantah dengan tegas seluruh tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa informasi yang menyebut dirinya menerima setoran adalah tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah menerima setoran dari siapa pun, baik dari mafia maupun dari pihak lainnya. Informasi yang beredar itu tidak benar,” tegas Marsma TNI Abdul Haris.

Menurutnya, sejak dipercaya memimpin Lanud Roesmin Nurjadin, dirinya selalu menanamkan komitmen kepada seluruh prajurit agar menjalankan tugas secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta tidak menyalahgunakan kewenangan.

Ia mengingatkan bahwa setiap anggota TNI AU yang terbukti melakukan pelanggaran, terlebih jika terlibat praktik-praktik yang mencoreng nama baik institusi, akan diproses sesuai ketentuan hukum dan aturan disiplin militer yang berlaku.

“Saya sudah berkali-kali mengingatkan kepada anggota saya. Siapa pun yang bermain-main, melanggar aturan, atau melakukan tindakan yang merusak nama baik TNI Angkatan Udara, akan saya proses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk klarifikasi atas berbagai narasi yang belakangan viral di media sosial. Menurut Danlanud, masyarakat perlu berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia menilai penyebaran informasi yang tidak didukung fakta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta dapat merugikan nama baik individu maupun institusi.

Marsma TNI Abdul Haris juga menegaskan bahwa dirinya terbuka apabila ada pihak yang memiliki bukti atas suatu dugaan pelanggaran. Namun, menurutnya, tuduhan tidak boleh hanya didasarkan pada opini atau informasi yang belum terverifikasi.

“Kalau memang ada bukti, silakan disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Jangan hanya membuat opini yang akhirnya menyesatkan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Lanud Roesmin Nurjadin tetap berkomitmen mendukung pemberantasan segala bentuk penyimpangan, termasuk apabila ada oknum yang mencoba memanfaatkan nama institusi untuk kepentingan pribadi.

Komitmen tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Udara sebagai institusi negara yang bertugas menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Danlanud juga mengajak seluruh personel agar terus menjaga kehormatan korps dengan bekerja secara profesional, disiplin, serta mengedepankan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial. Informasi yang beredar di ruang digital sebaiknya terlebih dahulu diverifikasi agar tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks atau informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Klarifikasi yang disampaikan Marsma TNI Abdul Haris diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada publik terkait isu yang berkembang serta menghindari munculnya berbagai spekulasi yang dapat memperkeruh keadaan.

Pihak Lanud Roesmin Nurjadin menegaskan akan terus menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak akan mentoleransi setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh oknum di lingkungan satuan.

Dengan penegasan tersebut, Danlanud berharap masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada institusi TNI Angkatan Udara yang terus berupaya menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ket. Foto: Net.

(Red/Ciput/Rls**)

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *