“Sekretaris PMII Riau Kecam Aksi Brutal Oknum Polisi di Polresta Pekanbaru, Desak Kapolda Riau Tangkap Pelaku”
🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru: tindakan kekerasan terhadap dua kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau di lingkungan Polresta Pekanbaru memantik kecaman keras. Supriadi Sekretaris PMII Riau menilai peristiwa tersebut, merupakan tindakan yang mencoreng marwah institusi kepolisian dan bertentangan dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia.
peristiwa tersebut bermula ketika dua kader berinisial P dan S datang ke Polresta Pekanbaru untuk mengantarkan surat. Namun, keduanya justru dicegat di pos penjagaan oleh sejumlah oknum polisi.
Korban kemudian diduga hendak dibawa secara paksa menuju area toilet Saat korban berinisial P menolak, kepalanya dihempaskan ke lantai berkali-kali
tindakan itu sebagai bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum,
Tindakan tersebut memang betul tidak manusiawi tanpa ada rasa kasihan sedikit pun seolah bukan seperti perlakuan manusia
Sekretaris PMII Riau mengecam keras dugaan tindakan tersebut dan mendesak Kapolda Riau segera mengambil langkah tegas.
peristiwa ini bukan hanya persoalan pelanggaran disiplin, tetapi tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di dalam institusinya sendiri. Negara tidak boleh kalah oleh tindakan represif oknum aparat,” tegasnya.
PMII Riau menegaskan bahwa kantor kepolisian semestinya menjadi tempat masyarakat mencari perlindungan yang aman dan keadilan, bukan ruang yang menghadirkan rasa takut yang mengerikan
Setiap warga negara yang datang untuk menyampaikan aspirasi atau mengantarkan surat harus diperlakukan secara manusiawi dan sesuai prosedur hukum
Surat harus di balas dengan surat, bukan dengan dengkul, bukan dengan otot-otot yang kekar, bukan juga dengan kaki yang memakai sepatu yang tebal, kita harus ingat sepatu itu saja dari hasil keringat rakyat
PMII Riau juga mendesak Kapolda Riau untuk segera mengusut tuntas kasus ini, memeriksa seluruh anggota yang diduga terlibat, mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian, serta memberikan sanksi pidana maupun etik kepolisian
“Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sedang dipertaruhkan. Jangan sampai hukum tampak tajam kepada rakyat, tetapi tumpul ketika dugaan pelanggaran dilakukan oleh aparat sendiri,” ujar Sekretaris PMII Riau.
PMII Riau menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas dan meminta seluruh elemen masyarakat sipil ikut mengawasi penanganan perkara tersebut agar berjalan transparan, profesional, dan bebas dari intervensi.
Sumber : Ketua PMI Riau













