Ustaz Dasad Latif: Bukan Orang Pintar yang Rusak APBN, tapi Para Oknum Pejabat yang Khianati Amanah

Terpopuler876 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com : Jakarta: Ustaz Das’ad Latif melontarkan kritik tajam terhadap praktik korupsi yang melibatkan pejabat negara. Dalam salah satu ceramahnya, dai kondang asal Sulawesi Selatan itu menilai kerusakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) justru bukan disebabkan oleh orang-orang pintar, melainkan oleh mereka yang bertindak bodoh karena menyalahgunakan amanah.

Menurut Das’ad, kecerdasan tanpa integritas justru dapat menjadi ancaman yang lebih besar bagi bangsa.

Ia mengingatkan bahwa jabatan publik merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sarana untuk memperkaya diri.

“Yang merusak APBN bukan orang pintar, tapi orang bodoh. Orang pintar kalau tidak amanah, dia lebih bahaya daripada bajing.

Bajing cuma makan kacang-kacangan, bajingan memakan aspal, semen, beton,” ujar Das’ad yang disambut gelak tawa jamaah.

Dalam ceramah tersebut, Das’ad juga menyinggung para pejabat yang dipilih melalui proses politik. Sambil menunjuk ke arah hadirin, ia mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang berintegritas.

“Lihatlah yang kalian pilih ini. Kalian kalau korupsi masuk neraka,” ucapnya.

Ia kemudian menyoroti besarnya biaya politik yang kerap dikeluarkan untuk mengikuti kontestasi pemilu.

Menurutnya, tidak masuk akal jika seseorang rela menghabiskan puluhan miliar rupiah untuk meraih jabatan, namun pada akhirnya justru melakukan korupsi yang berujung pada hukuman dunia maupun akhirat.

“Saya pikir hanya orang bodoh yang keluarkan uang untuk partai Rp20 miliar, sosialisasi Rp5 miliar, dan lain sebagainya sampai Rp40 miliar, lalu masuk neraka. Adakah yang lebih bodoh dari ini?” katanya.

Di penghujung pernyataannya, Das’ad menyisipkan candaan yang kembali mengundang tawa jamaah.

“Kalau saya ada Rp50 miliar, saya mau sogok istri saya, siapa tahu bisa kawin lagi,” ujarnya sambil bercanda.

Ceramah tersebut berisi pesan moral tentang pentingnya amanah dalam memegang jabatan dan bahaya korupsi bagi kehidupan berbangsa.

Potongan ceramah itu pun ramai beredar di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Ket, foto: Ustaz Das’ad Latif dan Pimred. Mentengnews.com, Daeng Johan.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *