“Drive Safe, Serve Better” 2026: Ditlantas Polda Riau Perkuat Profesionalisme Pengemudi Angkutan Umum dan Budaya Keselamatan”

Sat Lantas Polri665 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru: Direktorat Lalu Lintas Polda Riau terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme pengemudi angkutan umum.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Diklat Pengemudi Angkutan Umum Tahun 2026 “Drive Safe, Serve Better”, yang digelar di Khas Hotel Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti oleh para pemangku kepentingan bidang transportasi dan angkutan umum. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H., dan dilanjutkan dengan penyerahan plakat kepada Direktorat Lalu Lintas Polda Riau yang diterima Kompol Sukma Pranata, S.I.K., M.H., selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau yang mewakili Dirlantas Polda Riau.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dan diskusi terkait kesadaran keselamatan berkendara yang disampaikan oleh AKP Fajri Sentosa, S.H., M.H., selaku Ps. Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.

Materi yang diberikan menitikberatkan pada pentingnya perilaku disiplin di jalan, kepatuhan terhadap rambu dan peraturan lalu lintas, etika berkendara, pengendalian risiko, serta tanggung jawab pengemudi dalam menjamin keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

Keselamatan Bukan Sekadar Aturan

Mewakili Dirlantas Polda Riau, Kompol Sukma Pranata, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengemudi angkutan umum memiliki peran strategis dalam menciptakan keselamatan lalu lintas.

> “Pengemudi angkutan umum tidak hanya bertugas mengantarkan penumpang dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang dan pengguna jalan. Karena itu, profesionalisme, disiplin, etika dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus menjadi bagian dari karakter setiap pengemudi,” ujarnya.

 

Menurutnya, keselamatan harus menjadi budaya yang diterapkan dalam setiap aktivitas berkendara, bukan sekadar kewajiban karena adanya aturan.

“Melalui semangat Drive Safe, Serve Better, kami ingin membangun kesadaran bahwa semakin aman cara kita berkendara, semakin baik pula pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Pengemudi yang profesional adalah pengemudi yang mampu memberikan pelayanan dengan mengutamakan keselamatan,” tambahnya.

Jasa Raharja: Keselamatan Dimulai dari Perilaku

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Riau, Muh. Hidayat, S.E., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas dan kesadaran pengemudi merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

> “Keselamatan dimulai dari perilaku pengemudi. Ketika pengemudi memahami risiko, mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan, maka potensi terjadinya kecelakaan dapat ditekan. Karena itu, edukasi dan peningkatan kompetensi seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan,” ungkapnya.

 

Muh. Hidayat juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem transportasi yang aman.

“Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Jasa Raharja, operator angkutan, Organda dan para pengemudi harus terus diperkuat,” katanya.

Dishub Riau Dorong Pengemudi yang Profesional dan Beretika

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Andi Yanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengemudi angkutan umum merupakan bagian penting dalam pelayanan transportasi masyarakat sehingga harus memiliki kompetensi sekaligus sikap profesional.

> “Pengemudi angkutan umum bukan hanya dituntut memiliki kemampuan mengemudi, tetapi juga harus memahami etika pelayanan, disiplin berlalu lintas dan memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan penumpang. Kami berharap melalui diklat ini semakin banyak pengemudi yang profesional, beretika dan berorientasi pada keselamatan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa peningkatan keselamatan transportasi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara berkelanjutan.

“Tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Pemerintah, kepolisian, operator, pengemudi dan masyarakat harus bersama-sama membangun budaya keselamatan,” tambahnya.

Sinergi untuk Menekan Fatalitas Kecelakaan

Kegiatan Diklat Pengemudi Angkutan Umum Tahun 2026 “Drive Safe, Serve Better” menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pengemudi angkutan umum sekaligus memperkuat kesadaran keselamatan di jalan raya.

Melalui kegiatan ini, para pengemudi diharapkan mampu menerapkan prinsip mengemudi dengan aman, melayani dengan baik dan bertanggung jawab, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan transportasi umum di Provinsi Riau.

Kegiatan turut dihadiri Kepala BPTD Provinsi Riau Muttaqin, S.T., M.M.TR., Ketua DPD Organda Riau H. M. Nadir, S.H., Kepala BPJN Provinsi Riau Yohanes Tulak Todingrara, S.T., M.T., Branch Manager Jasa Raharja Putera Pekanbaru Kristiany Parura, S.T., M.M., M.H., serta Branch Manager PT Blue Bird Cabang Pekanbaru Chandra Noviandi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dan sinergi seluruh stakeholder dalam mewujudkan transportasi umum yang aman, nyaman, profesional dan berkeselamatan. (***)

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *