Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau: Tanam 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat dari Abrasi

Polri757 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comKateman, Indragiri Hilir – Kawasan pesisir Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berubah menjadi lahan penuh harapan saat digelar Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau, Sabtu (15/8/2026).

Dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., kegiatan penanaman 3.600 bibit mangrove ini menjadi benteng sekaligus solusi nyata untuk menahan laju abrasi yang selama ini menggerus pesisir negeri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Pelaksana Tugas Sekda Gubernur Riau Job Kurniawan, akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung, Bupati Inhil H. Herman, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Inhil dan masyarakat luas.

Penanaman 1.500 Hektare, Wujud Komitmen Pemulihan Lingkungan Nasional

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan bahwa penanaman mangrove di kawasan seluas 1.500 hektare ini merupakan tindak lanjut gagasan besar Preside Prabowo Subianto untuk pemulihan lingkungan nasional.

Program ini juga dirancang untuk menciptakan lapangan pekerjaan hijau (green jobs) bagi warga setempat, mulai dari penanaman hingga perawatan bibit yang membutuhkan waktu sekitar tiga tahun hingga tumbuh kokoh.

“Kami berkomitmen agar penanaman ini terus bertambah. Pemulihan lingkungan ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, dan itu telah dianggarkan,” ujar Jumhur.

Polri Hadir Melindungi Alam dan Rakyat

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjelaskan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Melalui ekspedisi ini, Polri hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan perhatian terhadap lingkungan, khususnya kawasan yang terdampak kerusakan,” tegas Kapolda.

Perempuan Sebagai Pelaku Utama Pemulihan Lingkungan

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga dan memulihkan lingkungan.

Ia menegaskan perempuan bukan sekadar penerima manfaat, melainkan pelaku utama yang harus mendapat perlindungan dan pengakuan atas peran mereka sebagai pekerja hijau.

Mangrove: Tentara Alam Penjaga Kedaulatan Negeri

Pengamat politik Rocky Gerung memberikan apresiasi mendalam terhadap kegiatan ini.

“Alam telah menyediakan tentaranya sendiri, namanya mangrove. Kaki-kaki mangrove lebih kuat daripada kaki-kaki tentara. Kita ingin keamanan dijaga oleh tentara sekaligus diperkuat oleh pulau-pulau terluar,” ungkapnya.

Bantuan Nyata untuk Masyarakat Pesisir

Selain penanaman 3.600 bibit mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan 750 paket sembako dan 10 unit mesin ketinting kepada nelayan, dialog bersama masyarakat, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

Kepala Desa Kuala Selat Nurjaya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan kawasan pesisir yang selama ini tergerus abrasi.

Ekspedisi ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, Polri, TNI, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian pesisir, melindungi wilayah kedaulatan, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat di tepian negeri.

Sumber: RWP – Kabaraktual.online

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *