🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru: Lembaga Kesehatan Himpunan Mahasiswa Islam (LKHMI) MPO Pekanbaru mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengancam kesehatan masyarakat.
Melalui edukasi kesehatan bertajuk “Waspada Karhutla: Kebakaran Hutan dan Lahan”, LKHMI MPO Pekanbaru menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya asap karhutla. Asap karhutla mengandung partikel berbahaya seperti PM2.5 yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan berpotensi memengaruhi kesehatan tubuh.
Direktur LKHMI MPO Pekanbaru, Nasrul, menyampaikan bahwa karhutla tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian dan tindakan bersama.
«“Kita tidak boleh menganggap persoalan karhutla sebagai sesuatu yang biasa. Asap yang dihasilkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama gangguan pernapasan. Karena itu, edukasi kepada masyarakat sangat penting agar masyarakat mengetahui bagaimana melindungi diri sekaligus memahami pentingnya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Nasrul.»
Paparan asap karhutla dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, sakit kepala, serta memperburuk kondisi masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan penyakit pernapasan perlu mendapatkan perhatian lebih.
Nasrul juga mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah perlindungan ketika terjadi kabut asap.
«“Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat harus mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker yang sesuai, memperbanyak minum air putih, menjaga kualitas udara di dalam rumah, serta memantau informasi kualitas udara dari sumber resmi,” jelasnya.»
Selain melindungi diri dari paparan asap, Nasrul menekankan pentingnya pencegahan karhutla dari sumbernya.
«“Upaya pencegahan harus dimulai dari kesadaran kita bersama. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, jangan membuang sumber api sembarangan, dan mari bersama-sama menjaga hutan serta lingkungan,” tambah Nasrul.»
LKHMI MPO Pekanbaru juga mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan pertolongan ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, iritasi mata atau kulit, maupun demam.
Menurut Nasrul, mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan dan lingkungan.
«“Kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Karhutla harus kita cegah sebelum menimbulkan korban dan dampak yang lebih besar. LKHMI MPO Pekanbaru akan terus mendorong edukasi kesehatan dan kepedulian lingkungan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat,” tegasnya.»
Melalui edukasi ini, LKHMI MPO Pekanbaru berharap masyarakat semakin memahami bahaya karhutla dan mampu mengambil langkah perlindungan yang tepat.
“Peduli kesehatan, peduli lingkungan, cegah karhutla mulai dari kita.”







