TNI dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di SM Kerumutan, 82 Hektare Berhasil Dikendalikan

Medan Berat Tak Surutkan Langkah, Kodam XIX/TT Bersama Tim Gabungan Kendalikan Karhutla di Kerumutan

TNI883 Dilihat

Selamatkan Kawasan Konservasi, TNI dan Tim Gabungan Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla di SM Kerumutan

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru, Riau – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu terus dilakukan oleh jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur terkait dalam rangka mengendalikan kebakaran yang terjadi di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Sejak awal Agustus 2026 hingga saat ini, personel gabungan yang terdiri dari Kodim 0313/Kampar dan prajurit Yonif TP 851/BBC bersinergi dengan Polri, Manggala Agni, serta BPBD Kabupaten Pelalawan melaksanakan upaya pemadaman dan pengendalian titik api dengan total luas area terdampak mencapai ±270 hektare, di mana ±82 hektare telah berhasil dipadamkan.

Dalam pelaksanaan operasi penanggulangan karhutla tersebut, tim gabungan terus bergerak menghadapi kondisi medan yang cukup berat. Kawasan SM Kerumutan yang merupakan wilayah konservasi memiliki karakteristik hutan dengan akses terbatas, sehingga proses pemadaman membutuhkan kerja sama, ketahanan fisik, serta strategi khusus dari seluruh personel di lapangan.

Kendala utama yang dihadapi selama proses pemadaman adalah jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran serta kondisi medan yang menyebabkan titik api hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Meskipun menghadapi keterbatasan tersebut, personel gabungan tetap melaksanakan pemadaman secara maksimal dengan mengerahkan kemampuan dan peralatan yang tersedia guna mencegah api meluas serta menjaga kelestarian kawasan hutan.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai untuk mendukung pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan, sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi Suaka Margasatwa Kerumutan.

Sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman karhutla serta mewujudkan lingkungan yang aman dan terlindungi bagi masyarakat.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *