“Dikukuhkan Datuk Gadang Batuah & Wisuda Magister Manajemen, Adrian GMPK Riau Sampaikan Selamat kepada Donny Harvens”.
🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru | | Ketua Dewan Pengurus Wilayah Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi Provinsi Riau, Adrian, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Kapolsek Tanjung Baru di lingkungan Polres Tanah Datar, Polda Sumatera Barat, Donny Harvens S.H. M.M., CHRS.
Donny Harvens baru saja diwisuda dan meraih gelar Magister Manajemen. Sebelum pencapaian akademik tersebut, ia lebih dulu dikukuhkan oleh masyarakat Pasukuan Payobada dengan gelar adat terhormat *Datuk Gadang Batuah*, sebuah amanah besar yang diberikan oleh kaum dan suku setempat.
Adrian menyampaikan bahwa dua pencapaian besar yang diterima Donny Harvens bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab ganda yang harus dijalankan dengan integritas tinggi.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Donny Harvens S.H. M.M. CHRS. Terlebih dahulu dikukuhkan sebagai Datuk Gadang Batuah dari Pasukuan Payobada, kemudian disusul dengan keberhasilan meraih gelar Magister Manajemen. Dua kehormatan yang datang beriringan, satu dari kepercayaan masyarakat adat, satu dari ketekunan menuntut ilmu,” ujar Adrian, Sabtu (24/10/2026).
Adrian menekankan, gelar adat Datuk Gadang Batuah mencerminkan kepercayaan masyarakat atas kepribadian dan kelayakan memimpin, sementara gelar Magister Manajemen memperkuat kemampuan dalam mengelola tugas dan melayani masyarakat secara profesional.
“Semoga gelar Datuk Gadang Batuah selalu mengingatkan untuk menjadi pelindung dan pemimpin yang dicintai rakyat, dan ilmu Magister Manajemen menjadi bekal menjalankan tugas dengan semakin baik. Semoga Bapak Donny senantiasa diberkahi, semakin teguh menjaga amanah, dan menjadi teladan integritas di tengah masyarakat serta lingkungan tugasnya,” tambahnya.
Urutan pengukuhan gelar adat sebelum meraih gelar akademik memiliki makna yang mendalam. Masyarakat lebih dulu memberikan kepercayaan kepemimpinan adat, yang kemudian diperkuat dengan keilmuan yang lebih mendalam, membentuk sosok pemimpin yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.







