Hari Keenam Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail

Sat Lantas Polri897 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru — Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Ditlantas Polda Riau terus mengintensifkan kegiatan preventif melalui patroli, pengaturan lalu lintas (gatur), serta edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat dan pengendara.

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”, operasi ini menjadi salah satu upaya Polri dalam membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif, preventif, dan humanis.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) tersebut menyasar kawasan Jalan Hangtuah, tepatnya di sekitar Pasar Sail, Kota Pekanbaru. Dipimpin langsung oleh AKP Awi Ruben bersama personel, kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB.

Tidak hanya melakukan patroli dan pengaturan arus lalu lintas, personel juga memberikan teguran secara humanis kepada pengendara sepeda motor (R2) yang ditemukan tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Gathut Bowo Supriyono selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 menegaskan bahwa pelaksanaan operasi tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi lebih mengutamakan upaya preventif melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Menurutnya, kehadiran personel Polantas di tengah masyarakat harus mampu memberikan pemahaman bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama. Teguran humanis menjadi salah satu langkah untuk mengingatkan pengendara agar lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya dan kebutuhan, bukan semata-mata karena adanya petugas. Patuhi aturan, gunakan helm berstandar SNI, lengkapi perlengkapan kendaraan, serta utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, kita ingin membangun kesadaran bersama demi terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Provinsi Riau,” tegasnya.

Pendekatan humanis tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Salah satunya Ridwan, warga Jalan Lokomotif, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, yang mengaku merasakan langsung edukasi dari personel Polantas saat berada di kawasan Pasar Sail.

“Ya, Mas. Saya habis mendampingi istri ke pasar. Kami kelupaan membawa helm dan saya akui itu kesalahan kami. Namun, Ibu Polwan tadi memberikan pengertian kepada kami karena tidak menggunakan helm. Ada juga beberapa masyarakat lainnya yang mendapat teguran,” ujar Ridwan.

Ia berharap kegiatan edukasi dan teguran humanis tersebut terus dilaksanakan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Tadi saya dan istri diberhentikan karena tidak menggunakan helm. Setelah diberikan edukasi, kami diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Kami juga merasa segan kepada Bapak dan Ibu Polantas. Tetap semangat dan tegur kami apabila melakukan kesalahan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas, di antaranya pengendara tidak menggunakan helm SNI, tidak melengkapi kaca spion, lampu rem tidak berfungsi, serta kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Terhadap pelanggaran yang ditemukan, petugas memberikan teguran dan edukasi agar pengendara memahami kewajibannya serta tidak mengulangi kesalahan yang sama.

AKP Awi Ruben menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut kurang lebih 30 pengendara telah diberikan edukasi dan teguran secara humanis. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan langkah awal dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Keselamatan di jalan raya harus dimulai dari kesadaran masing-masing pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi perlengkapan kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum bepergian.

Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Ditlantas Polda Riau terus mengedepankan semangat Polisi Bersama Masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Dengan kolaborasi dan kesadaran seluruh pengguna jalan, diharapkan terwujud lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan menuju Riau Berkeselamatan.(***)

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *