Polisi Kumpul Bersama Masyarakat, Polsek Kampar Kiri Gelar Forum Diskusi di Los Kuliner Lapangan Bakti Desa Kuntu

Polri703 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Kampar – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan membangun sinergi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polsek Kampar Kiri menggelar kegiatan Polisi Kumpul Bersama Masyarakat di Los Kuliner Lapangan Bakti, Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Rabu (04‑11‑2026) pukul 08.30 WIB.

Kegiatan ini menjadi wadah diskusi terbuka antara pimpinan kepolisian, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga sekitar untuk bertukar masukan terkait kondisi keamanan lingkungan.

Hadir dalam acara tersebut Camat Kampar Kiri Musnaini, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Nurman, Danramil Kampar Kiri Mayor Inf. Hendri Dunan, perwakilan UPT Dinas Pendidikan, KUA, TKSK, Kepala Desa Kuntu dan Kuntu Darussalam, tokoh agama, tokoh pemuda, ibu‑ibu PKK, perwakilan PLN Lipat Kain, serta jajaran petugas Polsek Kampar Kiri.

Acara dimulai dengan sambutan Camat Kampar Kiri yang menyambut baik kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat. Camat menyatakan bahwa kehadiran Polri merupakan bukti nyata kepolisian sebagai mitra, pelindung dan pengayom warga, serta berjanji akan terus mendukung program‑program kepolisian yang bermanfaat bagi keamanan wilayah Kecamatan Kampar Kiri.

Selanjutnya, Kapolsek Kampar Kiri memberikan arahan utama kepada seluruh peserta forum.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk melaksanakan tugas penegakan hukum, melainkan untuk mendengarkan saran dan masukan dari bapak‑ibu sekalian. Keamanan wilayah ini adalah tanggung jawab kita semua, sehingga kita perlu bahu‑membahu mencegah berbagai gangguan keamanan,” ujar Kompol Nurman.

Dalam penyampaiannya, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan. Ia juga mengingatkan agar warga selalu mengunci kendaraan dengan baik untuk menghindari pencurian, meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba, mencegah perundungan di lingkungan keluarga dan sekolah, serta mengawasi pergaulan anak‑anak remaja agar tidak terjerumus ke perilaku menyimpang. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan titik api atau kejadian yang mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak Polsek.

Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab bersama warga. Warga menyampaikan dukungan terhadap program kepolisian serta menanyakan cara memberikan efek jera terhadap pencurian buah sawit (tipiring) dan kebenaran informasi pendaftaran SIM secara daring di media sosial. Menanggapi hal ini, Kapolsek menjelaskan bahwa kasus tipiring dapat difasilitasi penyelesaian secara musyawarah bersama tokoh masyarakat dan perangkat desa, namun jika terulang akan diproses secara hukum. Ia juga memperingatkan bahwa informasi pendaftaran SIM melalui media sosial tidak dapat dipercaya dan berpotensi penipuan, sehingga warga harus bijak dalam bermedia sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap upaya pencegahan karhutla, narkoba, pencurian dan perundungan semakin meningkat, serta terjalin komunikasi yang erat antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 11.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *