Masyarakat Adat Rantau Kasai Tegaskan Kedaulatan Wilayah, Tolak Intervensi Korporasi

Terpopuler1828 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comRokan Hulu: Masyarakat Adat Melayu Rantau Kasai menegaskan komitmennya menjaga persatuan adat dan menolak segala bentuk intervensi pihak luar yang dinilai berpotensi memecah keharmonisan sesama masyarakat Melayu di Kabupaten Rokan Hulu.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam musyawarah adat yang berlangsung di kawasan Simpang Torganda, Kecamatan Tambusai Utara, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan itu dihadiri ribuan anak kemenakan, datuk adat, serta tokoh masyarakat dari Persukuan Melayu Rantau Kasai.

Dubalang Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Rantau Kasai, M. Jamil S., menyampaikan bahwa masyarakat adat Rantau Kasai tetap menjunjung tinggi tatanan adat Luhak, namun menolak jika lembaga adat dimanfaatkan untuk kepentingan penguasaan wilayah adat yang telah memiliki sistem pemerintahan dan batas yang jelas.

Ia menegaskan bahwa lembaga adat berfungsi sebagai penjaga nilai dan budaya, bukan sebagai pihak yang berwenang mengatur atau mengklaim wilayah adat lain.Menurutnya, setiap wilayah adat memiliki kedaulatan yang harus dihormati bersama.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat adat juga menyatakan penolakan terhadap aktivitas yang dikaitkan dengan PT Agrinas Palma Nusantara di atas wilayah ulayat Rantau Kasai. Dugaan keterlibatan pihak perusahaan dinilai berpotensi menimbulkan gesekan antar komunitas adat jika tidak disikapi secara bijak.

Sekitar 5.000 anak kemenakan yang hadir menyuarakan sikap seragam untuk menjaga persaudaraan adat Melayu dan menghindari konflik horizontal. Mereka menegaskan bahwa wilayah ulayat Rantau Kasai seluas kurang lebih 11.000 hektare merupakan hak adat yang tidak dapat diganggu gugat.

Tokoh adat Rantau Kasai, Tomy Brian, menyebut bahwa menjaga hak ulayat bukan semata soal tanah, tetapi juga menyangkut marwah dan keberlanjutan adat istiadat bagi generasi mendatang.

Masyarakat adat juga menilai pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Rokan Hulu. Untuk itu, mereka menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang dinilai konsisten menjaga situasi tetap kondusif.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kapolsek Tambusai Utara, Kapolsek Tambusai, Kapolres Rokan Hulu hingga Kapolda Riau atas peran aktif dalam menjaga keamanan dan bersikap netral di tengah dinamika yang berkembang.

Masyarakat berharap seluruh pihak dapat menghormati kedaulatan adat dan mengedepankan dialog serta penyelesaian yang berkeadilan demi terciptanya kedamaian di Negeri Seribu Suluk.

(Rls/Liputanonline)

 

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *