Bentrokan Sawit Berdarah di Rohul: 5 Tersangka Diringkus, Polisi Buru Dalang Penyerangan

Polri1687 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comRokan Hulu|| Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Polres Rokan Hulu (Rohul) menetapkan lima tersangka terkait bentrokan berdarah yang menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.

Bentrokan tersebut melibatkan dua kelompok pengamanan swakarsa dalam pengelolaan lahan sawit dengan skema kerja sama operasi (KSO).

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menyatakan bahwa jumlah tersangka masih berpotensi bertambah karena penyelidikan terus dikembangkan.

“Ini baru ditetapkan lima tersangka, nanti akan berkembang. Ada yang masuk daftar pencarian orang (DPO),” ujar Hengki di Mapolres Rokan Hulu, Selasa (10/2/2026).

Kelima tersangka masing-masing berinisial SG, OH, AZ, AL, dan JL. Dari jumlah tersebut, tiga tersangka telah ditangkap, sementara dua lainnya, AL dan JL, masih berstatus DPO.

Hengki menegaskan, seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan, termasuk pihak yang memerintahkan penyerangan, akan diproses hukum.

“Kalau dari bukti digital terlihat banyak orang yang melakukan penyerangan, maka semuanya akan kami tangkap. Termasuk yang memerintahkan aksi tersebut,” tegasnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 30 bilah senjata tajam, batu, serta kayu berpaku, yang mengindikasikan kuat bahwa aksi penyerangan telah dipersiapkan sebelumnya.

Para tersangka dijerat Pasal 262 ayat (1), (2), (3), dan (4) juncto Pasal 20 huruf b, c, d dan/atau Pasal 246 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Bentrokan terjadi di lahan eks PT BS, Dusun IV Rintis, Desa Bontang, Kecamatan Bonai Darussalam, pada Sabtu (7/2/2026). Insiden bermula ketika puluhan orang mendatangi kantor Camat Bonai Darussalam dengan membawa senjata tajam dan senapan angin, lalu melakukan penyerangan hingga merusak bangunan serta melepaskan tembakan.

Akibat kejadian tersebut, satu anggota pengamanan swakarsa dari KUD, Bernadus Betu alias Jon, tewas di lokasi, sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka.

(Rls/RB)

 

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *