Bangun Pendidikan, Bomen: Pelajar Jangan Terlibat Kenakalan Remaja

Terpopuler1891 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comRiau — KOMITE Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Siak Hulu, Provinsi Riau mengajak Generasi Muda taat aturan hukum yang berlaku.

Berikut ini penyampaian Ketua KOMITE melalui Kepala Bidang Pengendalian Kualitas dan Pelayanan Pendidikan (Kabid PKPP) KOMITE SMAN 3 Siak Hulu, Bomen:

1. Menanamkan kesadaran untuk tertib Berlalu Lintas, termasuk penggunaan Helm bagi pengguna kendaraan sepeda Motor.

2. Mencegah kenakalan remaja dan tidak melibatkan diri dengan kelompok Geng Motor, Balap Liar, Tawuran serta bahaya Narkoba bagi generasi muda.

3. Stop Bullying dan tanamkan sikap saling menghormati di Sekolah maupun sesama Pelajar lainnya.

“Saya mengajak seluruh Pelajar untuk menghindari segala kemungkinan hal-hal yang bertentangan dengan Hukum. Pelajar harus berani menunjukan sikap positifnya menjalankan semua ajaran dari Guru dan Wali Murid,” kata Bomen. Kamis, (30/4/2026).

Kabid PKPP KOMITE SMAN 3 Siak Hulu ini juga mengajak Generasi Muda lebih giat lagi untuk belajar demi meraih cita-citanya, juga mengajak untuk selalu berbuat hal yang sifatnya positif serta segera melaporkan ke Call Center 110 Polri Polsek Siak Hulu, Polres Kampar, Polda Riau apabila menemukan hal mencurigakan.

“Mari secara bersama-sama membangun Pendidikan lebih baik dan bermutu serta berakhlak mulia dengan cara, Pelajar dan Wali Kelas harus kompak, kolaborasi mengembangkan kualitas mutu Pendidikan,” harap Bomen yang juga Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Riau itu.

Jurnalis yang sudah aktif menulis sejak Tahun 1999 itu dan kini sudah menjadi Owner beberapa Media Siber/Online, menyatakan dukungannya melalui kepengurusan KOMITE di Sekolah.

Pihaknya siap bekerja sama dengan Kepala Sekolah serta kepada Majelis Guru untuk mendorong semangat Pendidikan para Pelajar.

Ia juga mendorong Wali Murid untuk mengawasi aktivitas Anak di luar jam Sekolah, Wali Murid mendukung pihak Wali Kelas memperbaiki apa bila data diri Anak ada yang salah dalam penulisan nama, baik di Ijazah maupun di Kartu Keluarga (KK) Wali Murid.

“Kesalahan teknis penulisan nama sering terjadi, hal ini lah yang membuat Guru kewalahan. Jika terjadi perbedaan nama di Ijazah dengan KK, itu akan menjadi kesalahan fatal dan menjadi hambatan masa depan Pelajar. Untuk itu, mari kita saling mengingatkan dengan memberikan data valid kepada Walas,” ungkapnya.

Bomen juga menegaskan bahwa, KOMITE sifatnya mengawasi Sekolah, mendukung terlaksananya program Pendidikan serta mendukung pembelajaran maksimal kepada Siswa.

“Kami sebagai KOMITE bekerja sama dengan Kepala Sekolah dan para Majelis Guru melakukan pengawasan dan memberikan pelayanan pendidikan kepada Siswa/i di Sekolah. KOMITE mendukung program pembangunan di Sekolah, termasuk mengawasi pengadaan Baju Seragam Siswa dan realisasi dana BOS,” ujarnya.

Lingkungan Sekolah harus menjadi perhatian dan mengawasi secara ketat untuk menghindari segala kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan, masing-masing Ketua Kelas didorong lebih proaktif membantu Guru dan KOMITE menciptakan kenyamanan dan kesejukan.

“Membangun Pendidikan ke arah yang lebih baik dan bermutu, adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan Siswa lebih baik dan cemerlang.

Hal ini juga sering dilontarkan dalam setiap Rapat Guru dan KOMITE. Pendidikan Maju, Negara Kuat!!,” tegas pria yang juga Wasekjen Satria Andalan Forum Utama (DPP SAFU) ini. ***

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *