KAPUSKES Rimba Melintang Tidak Ada Tindakan atau Pencegahan Terhadap Wabah Demam Berdarah (DBD) ANOPHELES
🇮🇩✌️Mentengnews.com – Rokan Hilir: Tindakan dari seorang kepala Puskesmas terhadap wabah demam berdarah anopheles yang lagi menimpa di Kecamatan Rimba Melintang sama sekali tidak ada, sehingga korbannya makin hari makin bertambah terutama bagi anak anak dan balita.
Wabah penyakit demam berdarah ini yang paling banyak korban dari Kepenghuluan Jumrah, tercatat oleh awak media hingga 5 orang (4 anak-anak, 1 balita), Sehingga mereka tetap dirujuk ke beberapa Rumah Sakit seperti RSUD Dr.PRATOMO Bagansiapiapi dan RSU Dumai.
DIkarenakan kepenghuluan jumrah kebanyakan pasien, awak media mencoba menanyakan ke salah satu staf kepenghuluan yang bernama marlin, untuk mempertanyakan apakah kepenghuluan udah meminta penanganan dari pihak kesehatan atau Puskesmas.
Kemudian marlin mengatakan bahwa beliau dengan PJ telah meminta penangan dari pihak Puskesmas, akan tetapi Kapuskes Azlina, Str,Bid, mengatakan anggaran untuk nangani ini kami tidak punya ujar Azlina kepada marlin.
Awak media kemudian menghubungi Kapuskes Azlina akan tetapi no WA awak media telah diblok karena diduga takut akan dimintai konfirmasi.
Masyarakat mengeluhkan adanya Vonging/ penyemprotan tapi tidak merata dan dimintai uang setiap rumah dengan nominal fantastis.
Selama wabah ini pihak Puskesmas sama sekali tidak ada peduli atau memberikan penyuluhan kepada warga agar mencegah timbulnya penyakit DBD.
Warga setempat menuturkan bahwa Azlina dikenal sebagai sosok yang arogan dalam memimpin dan cuek terhadap keluhan pasien ataupun masyarakat.
Kepada awak media pun Azlina Str,Bid, tidak peduli, padahal awak media ingin melakukan konfirmasi terkait makin banyak nya masyarakat yang terkena Demam Berdarah
Beberapa bulan yang lalu Azlina, sempat diberitakan oleh beberapa media online, dengan judul Tak Ada Dokter Jaga Dikeluhkan Warga, Kapuskesmas yang Megah di Rimba Melintang”, namun pada saat itu dikonfirmasi, Azlina bersikap cuek dan tidak peduli dengan Wartawan.
Masyarakat meminta agar Bupati Rokan Hilir Bistamam dan Wakilnya Jhoni Carles agar ambil sikap tegas terhadap Kapuskes, kalau ini dibiarkan berlarut-larut maka akan mencoreng citra kesehatan di Kabupaten Rohil,
Warga berharap Azlina diberikan sangsi tegas, agar memberi efek jera kepadanya, dan Kapuskes yang ada di Kabupaten Rohil tidak melakukan hal serupa kepada Masyarakat.
(Znr)













