🇮🇩✌️Mentengnews.com – Bengkalis: Maraknya pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Bengkalis belakangan ini memicu sorotan tajam. Ketua Komisi III DPRD Bengkalis, Sanusi SH MH, angkat bicara dengan pernyataan tegas dan penuh tekanan.
Menurutnya, gelombang pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan oleh jajaran kepolisian merupakan bukti nyata keseriusan aparat dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.
“Pengungkapan kasus narkoba ini menunjukkan keseriusan Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si dan jajarannya dalam pemberantasan narkoba,” tegas Sanusi SH MH.
Namun di balik apresiasi itu, tersimpan kekhawatiran besar.
Intensitas kasus yang terus meningkat justru menjadi alarm keras bahwa Bengkalis sedang berada dalam kondisi yang mengarah pada darurat narkoba.
Sanusi SH MH menilai langkah tegas yang diambil Kapolres Bengkalis saat ini cukup efektif dan memberi efek kejut bagi para cukong narkotika.
“Langkah tegas yang dilakukan saya rasa sangat efektif, ini menjadi kejutan bagi para cukong narkotika,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen.
“Ini bukan hanya tanggung jawab legislatif, tapi tanggung jawab kita semua, termasuk pemerintah dan kepolisian,” lanjutnya.
Sebagai bentuk keseriusan, DPRD Bengkalis kini tengah merumuskan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang larangan penyalahgunaan narkotika.
Regulasi ini diharapkan menjadi benteng hukum tambahan dalam menekan laju peredaran narkoba.
Tak hanya itu, DPRD juga akan mendorong pembentukan tim khusus yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum guna memperkuat langkah pencegahan.
“Langkah konkret yang akan dilakukan adalah membentuk tim khusus yang melibatkan semua pihak dalam menanggulangi peredaran narkoba,” ungkapnya.
Dampak sosial dari maraknya narkoba pun sudah terasa. Ia menyebut meningkatnya kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan (curas) sebagai salah satu efek nyata.
“Dampaknya sudah jelas, banyak terjadi curas dan kriminalitas lainnya,” katanya.
Sanusi SH MH juga menegaskan perlunya regulasi baru di tingkat daerah. Menurutnya, Perda tentang pelarangan penyalahgunaan narkotika sudah sangat mendesak untuk segera
disahkan.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan pesan keras kepada Kapolres Bengkalis dan jajarannya:
“Terus gasak dan jangan menyerah dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Bengkalis.”
Dengan kondisi yang semakin mengkhawatirkan, masyarakat kini menanti langkah nyata dari seluruh pihak untuk benar-benar memutus rantai peredaran narkoba di Negeri Junjungan
**lin hsb**













