Gandeng Generasi Muda dan Pemerintah, GROW 2026 Alokasikan 1.000 Pohon Produktif di Indragiri Hilir

Terpopuler1791 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Tembilahan: Komitmen nyata dalam merestorasi lingkungan di Bumi Lancang Kuning kembali ditunjukkan lewat program Green Restoration of Our World (GROW) 2026. Gerakan hijau yang diinisiasi oleh SKK Migas Sumbagut bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Riau ini kini resmi menyasar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Jumat (22/5/2026).

​Kegiatan seremonial utama dipusatkan di SMA Negeri 2 Tembilahan. Untuk wilayah Kabupaten Inhil sendiri, dialokasikan sebanyak 1.000 bibit pohon produktif. Guna memberikan dampak penghijauan yang lebih luas, sebaran bibit langsung dibagi ke beberapa titik strategis, yakni 200 bibit diserahkan ke SMAN 2 Tembilahan, sementara 800 bibit lainnya didistribusikan kepada pihak Pemerintah Kecamatan Tembilahan dan SMAN 1 Tembilahan.

Sebanyak 1.000 bibit yang disalurkan terdiri dari aneka tanaman buah produktif, seperti Mangga, Durian, Jeruk, Rambutan, Kapulasan, dan Nangka. Selain memiliki fungsi ekologis yang krusial untuk penyerapan karbon dan menjaga kualitas udara di sekitar wilayah operasional industri hulu migas, pemilihan pohon buah ini sengaja dilakukan agar ke depan buahnya dapat dipanen dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi pihak sekolah maupun masyarakat sekitar.

​Aksi kolaborasi hijau di Negeri Seribu Parit ini mendapat dukungan hangat dan dihadiri langsung oleh berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Dari sektor industri hulu migas, hadir perwakilan dari SKK Migas Sumbagut serta manajemen PT. Pertamina EP Zona 1 – Lirik Field.

​Dukungan dari pemerintah daerah dan elemen masyarakat juga terlihat dari kehadiran Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Perhubungan Kabupaten Inhil yang diwakili oleh Kabid Lalu Lintas, Angkutan Jalan & Prasarana, serta Perwakilan Lurah Sungai Beringin. Sementara dari lingkungan sekolah, hadir langsung Kepala Sekolah, jajaran staf, guru, murid, serta Ketua Komite SMA Negeri 2 Tembilahan yang ikut ambil bagian dalam aksi penanaman bersama.
​Membangun Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini

Staff Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Rogi Pawalogi, menjelaskan bahwa keterlibatan institusi pendidikan dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran lingkungan yang kolektif.

​“Melalui pelaksanaan GROW 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir, kami ingin mendorong tumbuhnya kolaborasi yang lebih luas antara sektor hulu migas, pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya penghijauan, tetapi juga sarana membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” ujar Rogi Pawalogi dalam keterangannya.

​Rogi menambahkan bahwa semangat kolaboratif lintas sektor ini berjalan beriringan dengan visi besar industri hulu migas nasional yang tertuang dalam IOG 4.0.

​“Semangat kolaboratif tersebut sejalan dengan visi IOG 4.0 yang mendorong kontribusi sektor hulu migas tidak hanya pada aspek energi, tetapi juga pada pembangunan berkelanjutan dan penguatan nilai sosial di wilayah operasi. Melalui keterlibatan sekolah, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder dalam program GROW 2026, kami berharap tercipta budaya peduli lingkungan yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Bibit yang ditanam hari ini diharapkan dapat menjadi investasi ekologis jangka panjang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan generasi mendatang,” pungkasnya.

​Dengan suksesnya pendistribusian 1.000 bibit pohon di Tembilahan, tim GROW 2026 terus memantapkan langkahnya dalam memenuhi target besar penghijauan di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau demi bumi yang lebih lestari.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *