Polda Riau Berkomitmen Membantu Masyarakat Pedesaan melalui Pembangunan Jembatan, 39 Jembatan Selesai Dibangun.

Polri1677 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru: Polda Riau terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat pedesaan melalui pembangunan infrastruktur jembatan di berbagai wilayah terpencil.

Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 39 jembatan desa di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah selesai dibangun dan mulai dimanfaatkan masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II yang melibatkan 120 personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau.

Pembangunan jembatan dilakukan di sejumlah daerah, mulai dari Kabupaten Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting karena sebelumnya banyak akses warga yang rusak dan membahayakan keselamatan masyarakat. Bahkan, beberapa jembatan yang rusak sempat menghambat aktivitas ekonomi warga hingga akses pelajar menuju sekolah.

Kapolda Riau, Herry Heryawan mengatakan pembangunan jembatan bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Jembatan bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan dan kehidupan yang lebih baik. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa kenal lelah demi masyarakat,” ujar Kapolda Riau dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, roda ekonomi bergerak, anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tambahnya.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau, I Ketut Gede Adi Wibawa menjelaskan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan semangat gotong royong bersama masyarakat setempat.

Selain membangun konstruksi baru, personel juga melakukan renovasi total terhadap sejumlah jembatan yang sebelumnya sudah tidak layak digunakan.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman dan lancar,” jelasnya.

Tak hanya 39 jembatan yang telah selesai, saat ini masih terdapat 37 jembatan lain yang sedang dalam tahap pembangunan di berbagai daerah di Riau. Progres pengerjaan bervariasi mulai dari tahap pondasi hingga finishing, sementara tujuh titik lainnya masih dalam tahap persiapan pembangunan.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian yakni pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir. Selain itu, pembangunan akses penghubung desa juga terus dilakukan di wilayah Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan hingga Kota Dumai.

Program pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya keselamatan masyarakat, akses pendidikan dan social inclusion bagi warga pedesaan.

Meski di beberapa lokasi pembangunan sempat terkendala cuaca hujan dan arus air deras, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target dan situasi secara umum berlangsung aman serta kondusif.

Melalui program tersebut, Polda Riau berharap pembangunan jembatan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat pedalaman sekaligus mempererat hubungan humanis antara Polri dan masyarakat di seluruh pelosok Bumi Lancang Kuning.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *