Kapolsek Kampar Turun Langsung Cari Korban Tenggelam di Sungai Kampar, Tim Penyelamat Masih Terus Melakukan Pencarian 

"KRONOLOGIS KEJADIAN TERUNGKAP"

Polri896 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comKampar: Upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Cepi Ahmad Munawar (34 tahun), pekerja buruh asal Kabupaten Bandung Jawa Barat, masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian bersama tim penyelamatan dari BPBD dan Damkar Kabupaten Kampar.

Meskipun telah dilakukan pencarian yang intensif sejak siang hingga sore hari Minggu (07/06/2026), korban yang hilang di Sungai Kampar kawasan Pulau Kasiok Desa Muara Jalai Kecamatan Kampar Utara masih belum ditemukan.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, pada sore hari yang sama membeberkan kronologis kejadian yang menyayat hati tersebut, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar perairan sungai.

“Kami menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB mengenai adanya orang yang terbawa arus sungai,” ujar Kapolsek yang juga pernah menjabat Kapolsek Siak Hulu dan Kasat Reserse Narkoba Polres Kampar.

“Segera saya perintahkan Kanit Reskrim IPDA David Gusmanto beserta personel piket Polsek Kampar untuk mendatangi TKP dan melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur.”

Menurutnya, kejadian dimulai sekitar pukul 13.00 WIB ketika korban bersama dua teman lainnya, Dede Oleh Nurdiansyah (32 tahun) dan Wawan Setiawan (32 tahun), sedang melakukan aktivitas memancing di tepi Sungai Kampar. Awalnya mereka memancing di daerah yang airnya dangkal, namun kemudian berpindah ke arah hilir sungai.

“Setelah berpindah lokasi, dua dari mereka yaitu Dede dan korban memutuskan untuk berenang. Tak disadari, ada bagian sungai yang kedalamannya meningkat secara tiba-tiba dan arusnya cukup kuat, membuat mereka terbawa arus,” jelas Kapolsek dengan nada penuh prihatin.

Ia menambahkan bahwa Dede berhasil mencapai tepi sungai setelah berjuang melawan arus, sementara korban Cepi terus terbawa arus dan berteriak meminta tolong sebelum hilang dari pandangan.

“Teman korban lainnya, Wawan Setiawan, yang tengah memancing langsung memanggil bantuan dari warga sekitar. Saksi-saksi yang berada di lokasi juga turut membantu mengumpulkan orang untuk memberikan pertolongan,” ujarnya.

Dede Oleh Nurdiansyah yang berhasil menyelamatkan diri kemudian segera dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Umum Bangkinang untuk mendapatkan perawatan medis. Namun hingga saat ini, belum ada informasi terbaru mengenai kondisinya.

Sekitar pukul 14.45 WIB, Tim BPBD Kabupaten Kampar dan Dinas Pemadam Kebakaran serta Penyelamatan turun ke lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan lengkap.

Tim segera melakukan survei terhadap kondisi sungai dan memulai upaya pencarian yang meliputi berbagai titik sepanjang aliran Sungai Kampar.

Saksi-saksi yang menyaksikan kejadian, Andri Arjuna (37 tahun) sopir asal Rumbai Palas Pekanbaru dan Ali Yus (49 tahun) petani juga dari Rumbai Palas Pekanbaru, menyampaikan bahwa mereka langsung merespons ketika mendengar teriakan meminta tolong.

“Kita segera mencari bantuan, namun arus sungai cukup deras sehingga sulit untuk menjangkau korban sebelum ia hilang di bawah permukaan air,” ujar salah satu saksi.

Kapolsek Kampar menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah penanganan, antara lain mengamankan TKP, mencatat kesaksian saksi-saksi, membantu proses pencarian, berkoordinasi dengan keluarga korban, serta mengumpulkan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kita juga sedang melakukan penggalian informasi secara menyeluruh untuk memastikan bahwa kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Kampar, baik untuk memancing, berenang, maupun aktivitas lainnya, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

“Perhatikan kondisi sungai, jangan pernah menganggap remeh aliran air, dan pastikan kita berada di daerah yang aman. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Kelompok korban yang berasal dari Jawa Barat diketahui sedang berada di Riau untuk bekerja. Pihak keluarga korban yang saat ini berada di Jawa Barat telah dihubungi dan sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Kampar untuk mengikuti perkembangan upaya pencarian.

Hingga berita ini diterbitkan, tim penyelamatan masih terus melakukan pencarian dengan penuh tekun, berharap dapat segera menemukan korban untuk memberikan keadilan dan pemakaman yang layak bagi keluarga yang sedang berduka.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *