🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru: Semangat bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian di medan perjuangan, tetapi juga dapat ditunjukkan melalui prestasi di bidang olahraga.
Hal itulah yang dibuktikan oleh Salwa Nabila, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), yang berhasil mengharumkan nama kampus melalui berbagai prestasi di cabang olahraga pencak silat.
Prestasi dan perjalanan Salwa diungkap dalam wawancara eksklusif yang dilakukan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UMRI sebagai bagian dari tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia di bawah bimbingan Irma Solina, S.Pd., M.Pd. Wawancara berlangsung di Ruang Terkopi, Jalan Angsa II Nomor 10, Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, pada Kamis (25/6/2026).
Dalam wawancara tersebut, Salwa menceritakan bahwa kecintaannya terhadap pencak silat menjadi salah satu cara untuk melestarikan budaya bangsa sekaligus mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi olahraga.
Menurutnya, bela negara dapat diwujudkan melalui dedikasi, kedisiplinan, dan kerja keras dalam bidang yang ditekuni.
Salah satu pencapaian yang menjadi sorotan adalah keberhasilannya meraih prestasi pada The 1st Muhammadiyah Games 2026 yang diselenggarakan pada 12–23 Mei 2026.
Selain di Pekanbaru, Salwa juga pernah mengikuti berbagai kejuaraan di luar daerah, termasuk di Surakarta dan Yogyakarta.
Salwa mengaku tidak mudah membagi waktu antara perkuliahan dan latihan.
Namun, melalui manajemen waktu yang baik serta komunikasi yang intens dengan dosen dan pelatih, ia mampu menjalankan keduanya secara seimbang hingga berhasil meraih sejumlah medali emas di tingkat nasional.
“Prestasi bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab membawa nama baik kampus, daerah, dan bangsa,” ujar Salwa.
Melalui kisah inspiratif tersebut, Salwa berharap semakin banyak generasi muda yang berani berprestasi sekaligus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.
Ia juga menargetkan dapat membawa nama Universitas Muhammadiyah Riau ke ajang kompetisi internasional pada masa mendatang.
Wawancara ini menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa Ilmu Komunikasi UMRI dalam menghadirkan karya jurnalistik yang mengangkat sosok inspiratif sekaligus menunjukkan bahwa nilai bela negara dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, termasuk olahraga dan pelestarian budaya.
Reporter: Dozan Alfiandar







