Profesor Sutan Nasomal: TBA Basuni Layak Menjadi Pahlawan, Saat ini Terlupakan 

Terpopuler1885 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comJakarta: Masih banyak pejuang tanah air tercinta yang namanya belum disematkan nama Jalan Daerah atau nama lokasi bangunan gedung Pemerintahan di Kota hujan Bogor baik Kota Kab seperti nama TB. A Basuni maupun lainnya di seluruh Kota Kab. se Tanah Air Indonesia dari sabang hingga Merauke” Ujar Profesor Sutan Nasomal. (8/6/2026)

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH., meminta kepada Yang Terhormat Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subianto Bersama jajarannya untuk kembali mencatat nama nama para Pahlawan Perjuangan Republik Indonesia untuk mendapatkan Hak menyandang Pahlawan Nasional.

Karenanya perlu bantuan Presiden RI agar para tokoh Pahlawan Di Bogor dan umumnya wilayah Nasional Indonesia. Bisa selalu menjadi kebanggaan di wilayahnya panutan untuk masyarakat dan sanak keluarga

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.” Kutipan dari pidato Ir. Soekarno pada 10 November 1961 dalam peringatan Hari Pahlawan.

Pidato ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan Indonesia tak lepas dari perjuangan para pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan negeri ini.

Namun, di tengah persiapan peringatan Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 di bulan agustus 2026 nanti dan HUT TNI ke-81 di bulan September 2026, ada sosok pahlawan Kota Bogor yang masih terlupakan dan bahkan diduga dihapus dari catatan sejarah.

Dia adalah TB. A Basuni, seorang pejuang yang banyak berkontribusi dalam gerakan kemerdekaan Indonesia, terutama di wilayah Bogor.

TB. A Basuni adalah salah satu pendiri Badan Keamanan Rakyat (BKR) Bogor pada tahun 1945, yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sejak awal, dia aktif bergerilya melawan penjajah, termasuk bergabung dengan Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) di bawah kepemimpinan KH. Syam’un sebelum akhirnya berjuang di wilayah Bogor.

Ahli waris, Tubagus Hendra Bayu Rota mengungkapkan, Perjuangan TB. A Basuni tak hanya berhenti di situ. Dia juga terlibat dalam peristiwa bersejarah Bojong Kokosan tahun 1945. Atas jasa-jasanya, berbagai penghargaan telah diberikan kepadanya.

“Antara lain Bintang Gerilya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Sewindu, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, serta Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) I dan V,” terang Tubagus Bayu Rota. .

Sayangnya, meski banyak berjasa, sosok Kapten Inf. (Purn) TB. A. Basuni kini seolah terlupakan. Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengakui jasa TB. A. Basuni sebagai pahlawan.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *