Cegah Karhutla, Polsek Bangko Pusako Patroli dan Cek Plang Larangan Membakar Lahan

Polri899 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comRokan Hilir — Kepolisian Sektor (Polsek) Bangko Pusako, Polres Rokan Hilir, meningkatkan patroli di sejumlah lokasi yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, personel Polsek Bangko Pusako melakukan patroli sekaligus mengecek plang larangan membakar hutan dan lahan yang sebelumnya telah dipasang di lokasi yang pernah terjadi karhutla.

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Pematang Sungai Labu, RT 032/RW 004, Desa Teluk Bano 1, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir.

Patroli dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bangko Pusako Ipda Royanto Sinurat bersama Bhabinkamtibmas Desa Teluk Bano 1 Aipda Abed Manullang dan Ps Kanit Intelkam Polsek Bangko Pusako Aipda Ramses Hutapea.

Dalam kegiatan itu, polisi juga melibatkan perangkat lingkungan setempat, yakni Kepala Dusun Sei Labu Sarman Sinaga dan Ketua RW 004 Edi Syahrial.

Selain melakukan pemantauan, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Polisi juga mengingatkan warga mengenai ancaman pidana dan denda bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Bangko Pusako AKP Tri Adiyatmika, S.H., M.H. mengatakan, pencegahan karhutla harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat, pemerintah setempat, serta seluruh unsur terkait.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Jangan sampai membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak yang luas bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, patroli dan pengecekan plang larangan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya kembali kebakaran di wilayah yang sebelumnya pernah terjadi karhutla.

“Kami juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan. Lebih baik kita cegah sejak awal daripada api sudah meluas dan sulit dikendalikan,” katanya.

Kapolres menegaskan, pihaknya tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku pembakaran, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui patroli, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolres.

Selama kegiatan patroli dan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *