Ketua Masyarakat Peduli Pesisir Menduga Kematian di Hotel EVO Yang Melibatkan Anggota Dewan Ada Hubungan Khusus, Edwin : Kita Minta Rekaman CCTV di Buka

Polri943 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru – Sejak kabar tersebut beredar, berbagai informasi kemudian berkembang di tengah masyarakat. Hubungan antara MA dan LM ikut menjadi sorotan, sementara sejumlah versi mengenai apa yang terjadi di dalam kamar hotel sebelum korban meninggal juga bermunculan.

Spekulasi kematian MA berkembang liar dan memunculkan berbagai asumsi di ruang publik.

Kasus kematian misterius MA (26) warga Merbau, Kepulauan Meranti, di Kamar 229 Hotel EVO Pekanbaru pada 20 Agustus 2026 terus menyedot perhatian publik.

Ketua Masyarakat Peduli Pesisir, Edwin, menyatakan siap mengawal penuh proses penyelidikan yang dilakukan Polresta Pekanbaru.

Beberapa waktu yang lalu jajaran Partai Nasdem Provinsi Riau dan Kabupaten Kepulauan Meranti ke rumah duka almarhum MA di Kecamatan Merbau, Senin (14/9/2026). Rombongan dipimpin Ketua Bapilu DPW NasDem Riau Dedi Harianto Lubis, Panda Sitondang, dan Ketua DPD NasDem Meranti Rony Samudra.

“Kematian harus diungkap, jangan ditutup-tutupi. Kami minta polisi transparan. Kunjungan politik ke rumah duka jangan sampai menimbulkan kesan intervensi,” tegas Edwin.

Seperti diketahui, MA ditemukan tak sadarkan diri di Hotel EVO Jalan Sudirman Pekanbaru dan meninggal di RS Tabrani sekitar pukul 04.20 WIB. Nama LM yang disebut sebagai anggota DPRD Kabupaten Meranti dari Fraksi Partai NasDem disebut datang ke lokasi sekitar pukul 04.00 WIB setelah menerima telepon. Polisi menyebut sudah memeriksa sedikitnya 5 saksi.

Hingga kini, penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Polisi menegaskan LM belum berstatus tersangka.

Edwin mendorong semua pihak terkait diperiksa secara profesional dan buka rekaman CCTV agar perkara ini terang benderang,” kata edwin.

(Tim: Investigasi)

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *