KMP PELALAWAN BALIK KRITIK BTM: MUHAMMAD RUSTAM DIMINTA JANGAN ASAL BICARA

Hukum & Kriminal818 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPangkalan Kerinci — Ketua Keluarga Mahasiswa Pelalawan (KMP), Rorin Adriansyah, meminta Ketua Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM), Muhammad Rustam, tidak terburu-buru menghakimi program penanaman aren yang digagas Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Rorin menilai, kebijakan Bupati Pelalawan dalam mendorong penghijauan sekaligus pengembangan komoditas aren perlu dilihat dari tujuan jangka panjangnya, bukan hanya dari kondisi sejumlah tanaman yang ditemukan layu atau mati.

“Muhammad Rustam jangan asal bicara. Kritik itu penting, tetapi jangan sampai niat baik pemerintah membangun penghijauan dan ekonomi masyarakat justru dipelintir menjadi tudingan pemborosan tanpa data.

Kalau ada dugaan penyimpangan, buktikan. Jangan bangun opini hanya dari asumsi,” tegas Rorin, Minggu (13/9/2026).

Menurut Rorin, program aren yang dilakukan Pemkab Pelalawan memiliki konteks yang lebih luas. Selain penghijauan kawasan, pemerintah daerah juga mengarahkan aren sebagai tanaman yang memiliki potensi ekonomi melalui produk seperti nira dan gula aren.

“Kita harus objektif. Kalau ada tanaman mati, evaluasi dan perbaiki pemeliharaannya. Tetapi jangan karena persoalan teknis kemudian seluruh kebijakan Bupati dianggap gagal. Pemerintah juga harus diberi ruang untuk membuktikan hasil programnya,” ujarnya.

Rorin menegaskan KMP tidak menutup mata terhadap kritik. Namun, ia meminta kritik diarahkan untuk memperbaiki program, bukan sekadar membangun persepsi negatif terhadap pemerintah daerah.

“Kami mendukung Bupati Pelalawan ketika kebijakannya berpihak pada lingkungan dan ekonomi masyarakat. Tetapi kami juga akan mengingatkan pemerintah jika pelaksanaannya tidak maksimal. Membela kebijakan yang baik bukan berarti anti-kritik,” kata Rorin.

Ia juga meminta Pemkab Pelalawan transparan terkait anggaran, jumlah bibit, pelaksana, serta mekanisme pemeliharaan agar publik dapat menilai program tersebut secara objektif.

“Kalau ada yang salah, perbaiki. Kalau ada yang kurang, sempurnakan. Tapi jangan asal menuduh. Kritik harus punya data, dan pemerintah harus punya keberanian untuk membuka data.” pungkasnya.

Dan KMP APRESIASI PROGARAM AREN PAK BUPATI PELALAWAN, tanpa anggaran pemerintah

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *