Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ Selama Empat Hari

Pendidikan834 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru || Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru kembali menyesuaikan kegiatan pembelajaran menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selasa 15/9/26.

Melalui Surat Edaran Nomor B.400.3.1/Disdik/35/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, Disdik Pekanbaru menetapkan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ)/daring kembali diberlakukan selama empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu, 16–19 September 2026.

Kebijakan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Selasa, 15 September 2026, yang menunjukkan kualitas udara di Kota Pekanbaru berada pada kategori sangat tidak sehat.

Dalam surat edaran yang ditandatangani secara elektronik oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. H. Abdul Jamal, M.Pd., disebutkan bahwa penyesuaian pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan kondisi kualitas udara serta kesehatan dan keselamatan peserta didik.

“Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring kembali dilaksanakan selama 4 (empat) hari (Rabu s.d Sabtu) tanggal 16-19 September 2026,” demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.

Disdik Pekanbaru juga mengimbau sekolah atau madrasah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama maupun kementerian/lembaga lainnya di Kota Pekanbaru untuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan tetap memperhatikan kualitas udara, kesehatan, dan keselamatan peserta didik.

Sementara itu, bagi sekolah yang mengalami kendala akses listrik maupun jaringan internet, proses pembelajaran diarahkan menggunakan modul pembelajaran penugasan berbasis rumah.

Surat edaran tersebut ditetapkan di Pekanbaru pada 15 September 2026 dan ditembuskan kepada Wali Kota Pekanbaru, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.

Kebijakan PJJ ini menjadi langkah Disdik Pekanbaru dalam merespons kondisi udara yang dinilai sudah berada pada level sangat tidak sehat, sekaligus mengutamakan perlindungan kesehatan peserta didik selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *