PUNCAK PRESTASI NASIONAL: HMI CABANG PEKANBARU BERIKAN APRESIASI STRATEGIS ATAS CAPAIAN EKONOMI KOTA PEKANBARU 7,39 PERSEN

Terpopuler710 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru, — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru, melalui Sekretaris Umum, Hadi Surya Pratama, mengeluarkan pernyataan sikap resmi dan apresiasi strategis menyusul rilis data resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang disiarkan oleh berbagai media nasional termasuk Tempo. (15/9/2026)

Data tersebut menobatkan Kota Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada Triwulan II Tahun 2026, dengan angka fantastis menembus 7,39 persen secara year-on-year (yoy).
Capaian makroekonomi ini menempatkan Kota Pekanbaru di posisi puncak, sukses melampaui kota-kota besar lainnya di nusantara seperti Batam (7,28 persen), Surabaya (7,20 persen), hingga Makassar (7,04 persen). Lebih lanjut, angka 7,39 persen ini berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5,29 persen, serta ditopang oleh realisasi investasi yang masif mencapai Rp7,35 triliun.

Analisis Sektoral dan Apresiasi IntelektualHMI Cabang Pekanbaru memandang bahwa lompatan angka pertumbuhan ini bukan sekadar buah dari fluktuasi pasar sesaat, melainkan manifestasi dari akselerasi struktural yang solid di berbagai sektor riil:
1. Ekspansi Investasi dan Kepercayaan Bisnis: Realisasi investasi yang menembus angka Rp7,35 triliun menunjukkan bahwa Kota Pekanbaru tetap menjadi hotspot investasi paling atraktif di Pulau Sumatera, berkat kepastian hukum, iklim birokrasi yang kondusif, serta stabilitas keamanan daerah.
2. Ketangguhan Sektor Perdagangan dan Jasa: Sebagai simpul utama distribusi logistik dan pusat komersial regional, sektor perdagangan besar-eceran serta industri pengolahan dan akomodasi bergerak secara agresif, menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara simultan.
3. Efek Ganda (Multiplier Effect) Pembangunan: Peningkatan aktivitas fisik dan penataan infrastruktur perkotaan berhasil mendongkrak penciptaan lapangan kerja baru, yang secara langsung mengerek daya beli serta konsumsi rumah tangga masyarakat Pekanbaru.

Perspektif Kritis: Pertumbuhan untuk Kesejahteraan InklusifSebagai representasi elemen pemuda dan mahasiswa, Sekretaris Umum HMI Cabang Pekanbaru, Hadi Surya Pratama, menegaskan bahwa prestasi gemilang ini harus diletakkan dalam kerangka evaluasi yang visioner.
“Berdasarkan data otentik Kemendagri yang dirilis Tempo, pencapaian angka 7,39 persen adalah sebuah rekor historis yang patut kita apresiasi secara objektif. Namun, HMI mengingatkan bahwa esensi tertinggi dari pertumbuhan ekonomi makro adalah redistribusi keadilan sosial. Angka pertumbuhan yang tinggi harus berbanding lurus dengan tajamnya penurunan angka kemiskinan, pengangguran terbuka, serta pemerataan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di setiap sudut kota,” tegas Hadi Surya Pratama.

Hadi menambahkan, momentum kepemimpinan ekonomi nasional ini harus dikawal bersama agar tidak menjadi pertumbuhan semu (growth without development). Pemerintah Kota Pekanbaru bersama seluruh stakeholder didorong untuk terus memperkuat proteksi terhadap UMKM lokal, mempercepat hilirisasi ekonomi kreatif berbasis digital, dan memastikan bahwa setiap jengkal kemajuan ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat kelas bawah (grassroots).

HMI Cabang Pekanbaru akan senantiasa hadir sebagai mitra kritis-konstruktif: memberikan apresiasi tinggi atas capaian positif yang diraih, sekaligus tetap konsisten mengawal agar kebijakan fiskal dan pembangunan daerah benar-benar berpihak pada kesejahteraan jangka panjang masyarakat Kota Pekanbaru.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *