Upgrading PERMAHI DPC Pekanbaru Perkuat Manajemen Organisasi dan Estafet Kepemimpinan

Terpopuler774 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru — Rangkaian pelantikan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) DPC Pekanbaru Periode 2026–2028 turut diisi talkshow bertema “Ketika KUHP Nasional Menjadi Realitas: Antara Reformasi, Keadilan, dan Dinamika Penegakan Hukum Pidana Indonesia” serta kegiatan upgrading bagi jajaran kepengurusan.

Dalam sesi upgrading, Kosengan Zai, S.H dipercaya sebagai salah satu pemateri dengan materi “Manajemen Organisasi”. Materi tersebut membahas pentingnya kepemimpinan, kaderisasi, dan keberlanjutan organisasi.

Dalam pemaparannya, demisioner Sekretaris Cabang tersebut menekankan bahwa pergantian kepengurusan bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi merupakan bagian dari estafet kepemimpinan yang harus terus berkesinambungan.

“Setiap periode harus mampu melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun sekaligus menyiapkan generasi berikutnya. Organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu memastikan estafet kepemimpinannya terus berjalan,” ujarnya.

Ia juga mendorong PERMAHI agar semakin kuat sebagai wadah mahasiswa hukum dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau. Menurutnya, perbedaan kampus harus menjadi kekuatan untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, dan memperluas kolaborasi antarmahasiswa hukum.

“PERMAHI harus menjadi wadah bersama mahasiswa hukum di Riau. Perbedaan kampus bukan menjadi sekat, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun gerakan mahasiswa hukum yang lebih luas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan organisasi juga perlu ditopang dengan komunikasi yang baik antar Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Menurutnya, hubungan antar DPC perlu terus dirawat melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi agar PERMAHI dapat tumbuh sebagai organisasi yang saling menguatkan.

Selain itu, sinergi dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERMAHI juga dinilai penting untuk menjaga kesinambungan arah organisasi dari tingkat cabang hingga pusat.

“Komunikasi antar DPC harus terus dirawat dan hubungan dengan DPN PERMAHI harus tetap diperkuat. Cabang dan Pusat bukan berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus saling berkomunikasi, berkoordinasi, dan menguatkan untuk menjaga keberlanjutan organisasi,” ujarnya.

Selain penguatan organisasi, ia menekankan pentingnya mahasiswa hukum hadir di tengah masyarakat. Pengetahuan hukum, menurutnya, harus diwujudkan melalui kontribusi dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Mahasiswa hukum harus mampu menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi masyarakat. Ilmu hukum tidak cukup berhenti di ruang kelas, tetapi harus memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri,” tegasnya.

Menurutnya, dinamika hukum nasional membutuhkan generasi muda hukum yang tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kemampuan organisasi, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.

Rangkaian pelantikan, talkshow, dan upgrading tersebut diharapkan menjadi momentum bagi PERMAHI DPC Pekanbaru Periode 2026–2028 untuk memperkuat organisasi sekaligus melahirkan kader mahasiswa hukum yang memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui proses kaderisasi yang berkelanjutan, komunikasi antar DPC, serta sinergi dengan DPN PERMAHI, organisasi diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa hukum untuk mempersiapkan diri mengambil peran dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *