Defile 1.460 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Resmi Dibuka

Kab. Siak776 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Mempura: Suasana Humanis, kompak, dan penuh semangat toleransi mewarnai pembukaan Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Siak Hijau Tahun 2026.

Kegiatan akbar ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Siak, Fuadi Ahmad, dan Sekretaris Daerah Siak, Mahadar, yang ditandai dengan pemasangan tanda peserta di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Jumat (23/10/2026).

Kemeriahan acara langsung memuncak saat pelepasan parade defile peserta. Ribuan pasang mata menyaksikan barisan yang rapi, serasi, dan penuh kedisiplinan dari para peserta yang unjuk kebolehan di hadapan para pimpinan daerah.

Kegiatan tahunan ini diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak ini berhasil menyedot antusiasme yang luar biasa tinggi. Tercatat sebanyak 1.460 peserta memadati bumi perkemahan.

Dengan 1.230 Peserta dari kalangan siswa dan siswi Madrasah. Dan ada sebanyak 26 utusan Madrasah Ibtidaiyah (MI), 34 utusan Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 22 utusan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Siak.

Selain itu ada 230 Peserta dari barisan Tokoh Agama dan Penggerak Kemaslahata yang terdiri dari unsur Kemah Kerukunan FKUB, Organisasi Keagamaan, Kepala Madrasah, Penyuluh Agama Islam, Penghulu, Guru (MA, MTs, MI), serta Utusan KUA Kecamatan se-Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Siak Syamsurizal memberikan apresiasi tinggi terhadap performa parade defile yang ditampilkan. Menurutnya, defile ini bukan sekadar baris-berbaris biasa.

“Dalam defile yang kita laksanakan hari ini, saya ingin mengingatkan bahwa barisan yang rapi bukan sekadar menunjukkan keseragaman gerak. Lebih dari itu, ini mencerminkan kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, dan tanggung jawab,” ujar Syamsurizal hangat.

Wabup juga berpesan agar momentum ini dijadikan wadah untuk memperkuat toleransi. “Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita. Sebaliknya, jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun daerah dan bangsa.”

Mengusung tema “Merawat Kerukunan, Menjaga Alam, Menguatkan Generasi untuk Indonesia yang Harmonis dan Berkelanjutan”, kegiatan ini mengawinkan misi kerukunan antarumat beragama dengan gerakan Ekoteologi Siak Hijau. Melalui program ini, para peserta dibekali kesadaran untuk menjaga lingkungan melalui aksi nyata seperti penanaman pohon.

Pemerintah Kabupaten Siak berharap semangat menjaga alam ini tidak berhenti saat perkemahan selesai, melainkan terus berlanjut dan menjadi kebiasaan sehari-hari di lingkungan madrasah, rumah ibadah, pesantren, dan masyarakat luas demi mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi masa depan.

Website: www.siakkab.go.id
Doli_wtr/Humas-Siak

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *