Gawat,,!! Oknum Polisi di Siak Diduga Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung Sendiri

Hukum & Kriminal861 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Siak: Jagat maya dan warga Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, digemparkan oleh peristiwa berdarah. Seorang oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berinisial Brigpol WP (37) diduga tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Farida (64), seorang pensiunan aparatur sipil negara (ASN).

​Peristiwa tragis tersebut terjadi di kediaman korban yang terletak di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Sungai Apit, pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

​Kabid Humas Polda Riau saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penangkapan terhadap terduga pelaku yang merupakan anggotanya sendiri.

​”Benar, terduga pelaku telah diamankan oleh jajaran Polres Siak dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan intensif,” ujar pihak kepolisian.

​Gelagat Mencurigakan dan Penemuan Korban

​Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi kejadian, kasus ini bermula dari kecerobohan dan gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Brigpol WP. Sekitar pukul 06.30 WIB, pelaku terlihat keluar dari rumah dengan tergesa-gesa.

​Saat ditanya oleh tetangga mengenai keberadaan sang ibu, WP sempat melontarkan jawaban yang tidak wajar dengan menyebut bahwa ibunya sedang “tidur dengan nyaman”, sebelum akhirnya pergi meninggalkan rumah untuk meminta uang serta tumpangan ke kawasan pasar setempat.

​Merasa curiga dengan gelagat dan ucapan pelaku, sejumlah tetangga lantas mendatangi rumah korban. Alangkah terkejutnya para saksi ketika mendapati pintu rumah tidak terkunci dan korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dalam posisi telungkup di atas kasur ruang televisi.

​Warga segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Sungai Apit. Bergerak cepat atas laporan masyarakat, tim gabungan kepolisian langsung menyisir lokasi dan berhasil membekuk Brigpol WP tak lama kemudian di kawasan Jalan Hang Tuah, Sungai Apit.

​Pendalaman Motif dan Kondisi Kejiwaan
​Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti krusial, di antaranya dua bilah pisau berbercak darah yang diduga kuat digunakan pelaku untuk melakukan aksinya, serta barang-barang berharga milik korban.

​Di sisi lain, kepolisian mengungkapkan fakta bahwa Brigpol WP yang tercatat bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau tersebut tengah berada dalam masa pengawasan dan perawatan medis terkait dugaan gangguan kejiwaan.

​Sebagai langkah prosedur tetap (protap) hukum dan etik, penyidik tidak hanya fokus pada pembuktian unsur pidana, tetapi juga akan menyerahkan pelaku untuk menjalani observasi kejiwaan secara komprehensif oleh tim ahli medis psikiatri.

​Sementara itu, jenazah korban Farida telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru guna menjalani autopsi mendalam.

Pihak Polres Siak memastikan penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu kendati melibatkan aparat penegak hukum sebagai tersangka.

Sumber: Tran7riau.com

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *