Pelaksanaan Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) Polres Kampar di Balai Latihan Kerja Kabupaten Kampar

Polri776 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Kampar – Dalam rangka program unggulan Polisi Bersama Masyarakat, Polres Kampar bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar menggelar program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) berupa pelatihan keterampilan bagi masyarakat di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kampar, Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kota, Kamis (29/10/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kepolisian untuk mendorong kemandirian ekonomi warga melalui peningkatan kompetensi dan peluang berusaha.

Kegiatan dibuka oleh Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kampar Edwar, S.E., dan dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Kampar AKP Khairil, S.H., mewakili Kapolres Kampar, Kepala UPTD BLK Azzah Ruwaini, S.E., M.M., Sekretaris Disnaker Sasminedi, S.K.M., M.Si., Kabid P2Naker Agustiardi, para Pejabat Utama Polres Kampar, staf Disnaker, serta 120 peserta pelatihan yang berasal dari berbagai kecamatan se‑Kabupaten Kampar.

Setelah sambutan pembukaan dari Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja, dilanjutkan arahan dari Kasat Binmas Polres Kampar.

“Program Polisi Peduli Pengangguran ini adalah bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga ikut mendukung upaya pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat. Kami mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh‑sungguh, memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menambah keterampilan, sehingga nantinya dapat memperoleh pekerjaan atau membuka usaha mandiri guna meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar AKP Khairil, S.H.

Ia menambahkan bahwa melalui program POLIRAN, Polres Kampar berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan yang bermanfaat dan menyentuh kebutuhan nyata warga, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelas pelatihan dengan beragam bidang keahlian, antara lain servis AC, servis sepeda motor, keterampilan komputer, tata rias pengantin (MUA), menjahit dan membordir, pembuatan roti, serta pembuatan batik. Materi yang disampaikan disusun agar mudah dipraktikkan dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan maupun kualifikasi untuk melamar pekerjaan.

Diharapkan melalui pelatihan ini, masyarakat memiliki bekal keterampilan yang memadai untuk memasuki dunia kerja atau membuka usaha mandiri, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat, serta kemitraan antara Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan warga semakin erat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan situasi aman dan kondusif hingga selesai.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *