🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru: Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru kembali menggencarkan Operasi Antik 2026 dengan menyasar kawasan rawan peredaran narkoba di Kampung Dalam, Rabu (6/5/2026).
Operasi yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, tersebut merupakan langkah intensif kepolisian dalam menekan peredaran narkotika, khususnya di titik-titik yang selama ini menjadi perhatian aparat.
Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Penindakan dilakukan setelah polisi melakukan penyisiran dan pemantauan di lokasi yang telah diidentifikasi sebagai area rawan.
“Kami berkoordinasi dengan Polda Riau dalam pelaksanaan operasi di Kampung Dalam. Saat kegiatan berlangsung, kami menemukan dua orang yang diduga terkait narkoba,” ujar AKP Noki Loviko.
Dari tangan salah satu terduga pelaku, polisi menyita satu paket yang diduga narkotika jenis sabu, yang dikenal dengan istilah “paket seratus”. Sementara satu orang lainnya diamankan dari sebuah rumah kos dan diduga sebagai pengguna.
“Yang satu ditemukan dengan barang bukti satu paket sabu. Yang satu lagi diamankan di rumah kos dan diduga sebagai pemakai. Keduanya langsung kami bawa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti lain di sebuah rumah kosong, di antaranya alat hisap (bong), plastik klip, serta bungkusan tisu yang diduga berisi sabu. Seluruh barang bukti telah diamankan dan akan diuji di laboratorium untuk memastikan jenisnya.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba yang masih marak di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru.
AKP Noki Loviko turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Kampung Dalam, untuk menjauhi narkoba. Jika ada aktivitas peredaran, segera laporkan kepada pihak berwajib,” tegasnya.
Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Pekanbaru guna pengembangan kasus lebih lanjut. (*Red)







