BPS dan LAMR Kepulauan Meranti Bangun Sinergi, Jelang Sensus Ekonomi

Terpopuler1750 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comKepulauan Meranti: Jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, membangun sinergi jelang Sensus Ekonomi 2026, membahas dukungan sosialisasi dan pemutakhiran data potensi desa. Rabu (22/4/2026)

Kunjungan itu dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Meranti, Desi Ratna Sari, S.ST., M.Ec.Dev., didampingi enam pegawai BPS lainnya, yakni Agus Rianto, Gabby, Novi, Yuda, Jetspit dan Ipan.

Setibanya di Balai Adat, rombongan disambut langsung oleh Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Muhammad Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., beserta para Datuk dan Puan jajaran pengurus LAMR Kepulauan Meranti.

Datuk Seri Afrizal Cik dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan silaturahmi itu. Menurutnya, peran Badan Pusat Statistik sangat penting dalam pendataan kondisi sosial masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala BPS, Ibu Desi Ratna Sari ke Balai Adat LAMR ini. Semoga ini bukan kunjungan yang pertama dan terakhir, namun akan ada kunjungan-kunjungan selanjutnya”, sambut Datuk Seri Afrizal Cik.

Pada kesempatan itu, Datuk Seri Afrizal Cik memaparkan peran LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai lembaga pelestari adat dan budaya serta penjaga kearifan lokal di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Meranti, Desi Ratna Sari mengatakan, kunjungan ke Balai Adat LAMR Kepulauan Meranti dalam rangka perkenalan diri karena baru dilantik bulan Februari lalu, serta membangun sinergi juga mendapatkan dukungan dari para pemangku adat di LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kedatangan kami bisa dikatakan untuk meminta tolong. Sesuai agenda Sensus Ekonomi Tahun 2026 mulai bulan Mei hingga Agustus nanti, kami ingin mendapatkan dukungan sosialisasi dari Datuk-datuk dan Puan-puan pengurus Lembaga Adat. BPS akan melakukan pendataan seluruh jenis usaha, dari yang kecil sampai yang besar,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Desi, BPS Kabupaten Kepulauan Meranti sedang melakukan pengumpulan data potensi desa, seperti infrastruktur umum, lembaga kesehatan, lembaga keuangan, sehingga diperoleh indeks kesulitan geografis, yang nantinya menjadi salah satu indikator syarat alokasi dana desa yang sesuai kebutuhan untuk pembangunan.

Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan dengan pembuatan video dukungan Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Afrizal Cik yang didampingi para pengurus untuk suksesnya Sensus Ekonomi Tahun 2026.

Sumber: Humas LAMR Kepulauan Meranti

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *