Noli Sugiharto Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PPP Kepulauan Meranti

Terpopuler2809 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comSelatpanjang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kepulauan Meranti resmi menutup gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V tahun 2026 dengan hasil yang mufakat. Dalam sidang pleno yang berlangsung di Selatpanjang, Minggu (5/5/2026), seluruh pemilik suara sepakat menunjuk Noli Sugiharto sebagai formatur tunggal untuk menyusun kepengurusan baru.

Langkah ini menandai babak baru bagi partai berlambang Ka’bah di “Tanah Jantan”. Noli, yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kepulauan Meranti periode 2024-2029, sebelumnya dikenal luas sebagai sosok yang merintis karier dari bawah, yakni sebagai tenaga honorer di Bagian Protokol Setda Kepulauan Meranti.

Pembukaan Muscab berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran elit partai dan pemerintahan:

Internal Partai: Ketua DPW PPP Riau H. Ikbal Sayuti, Sekretaris Dedi Putra, serta jajaran pengurus wilayah.

Pemerintahan & Mitra: Wakil Bupati Muzamil, Kepala Kesbangpol, perwakilan Parpol, KPU, serta Bawaslu Kepulauan Meranti.

Sambutan ketua DPC PPP kabupaten Kepulauan Meranti bapak EDI MASHUDI,Spdi,Msi, mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak wakil bupati kabupaten Kepulauan Meranti bapak Muzamil Baharuddin, SM, MN, Dan juga kepada ketua DPW PPP Riau bapak h.ikbal Sayuti serta pengurus harian DPW PPP Riau, dan seluruh tamu undangan yang tidak dapat saya sebutkan pada kesempatan ini kegiatan muscab PPP ke 5 bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, kegiatan muscab PPP ke 5 bertujuan menyatu visi dan misi serta menyusun kepengurusan harian DPC PPP kabupaten Kepulauan Meranti untuk 5 tahun kedepannya, jujur saya sampaikan untuk peluang saya menjadi ketua DPC PPP kabupaten Kepulauan Meranti lima tahun kedepannya masih bisa sesuai aturan Dan ADRT partai, untuk menjadi ketua DPC PPP bisa 2 priode, tapi perlu saya sampaikan pada pertemuan yang terhormat ini, dengan mengucapkan bismillah untuk pencalonan ketua DPC priode ini saya tidak ikut mencalonkan diri karena saya pingin kepemimpinan partai PPP kabupaten Kepulauan Meranti untuk 5 tahun kedepannya di pimpin oleh kader muda, Dan saya tetap bersama PPP dan siap untuk memberikan dedikasi serta pengalaman untuk bagaimana partai PPP besar kedepannya dan insyaallah saya akan tetap berkomitmen untuk membesarkan partai dan kedepannya, pada pemilihan umum yang akan datang saya sudah siap lahir batin untuk membawa suara dan aspirasi masyarakat di DPRD kabupaten Kepulauan Meranti, terima kasih kepada seluruh peserta muscab yang hadir ketua dan sekretaris PAC se kabupaten Kepulauan Meranti.

Dedi Putra, yang memimpin langsung jalannya sidang pleno, mengawal proses pemilihan hingga memunculkan nama Noli Sugiharto secara bulat. Kepada Menteng.news, Noli mengungkapkan rasa syukurnya atas kondusifitas dinamika politik internal kali ini.

“Muscab ke-V ini berjalan sangat baik. Kami mengedepankan musyawarah untuk mufakat. Kondisi ini sangat penting agar tidak ada lagi faksi atau kelompok-kelompok di dalam tubuh PPP Meranti. Kita satu barisan,” tegas Noli.

Sebagai formatur, Noli diberikan waktu satu minggu untuk merampungkan struktur kepengurusan yang melibatkan unsur DPP, DPW, DPC, serta perwakilan PAC Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Timur.

Noli menyadari tanggung jawab besar menantinya. Setelah struktur tuntas, fokus utama adalah penguatan akar rumput.

Konsolidasi: Membentuk pengurus anak cabang (PAC) di seluruh kecamatan hingga tingkat ranting (desa).

Verifikasi: Mempersiapkan partai menghadapi verifikasi faktual agar tetap melenggang sebagai peserta Pemilu 2029.

“Alhamdulillah atas amanah ini. Saya di posisi siap bekerja. Tugas kita adalah memastikan mesin partai bergerak hingga ke tingkat paling bawah,Tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Riau, H. Ikbal Sayuti, memberikan pesan menohok bagi kepengurusan mendatang. Beliau menekankan bahwa perpecahan internal adalah “racun” yang selama ini menggerus suara partai.

Poin Utama Pesan H. Ikbal Sayuti:

Pakta Integritas: Ketua terpilih wajib menandatangani pakta integritas dan akan dievaluasi setiap 6 bulan.

Soliditas Internal: Berdasarkan riset, penurunan capaian partai seringkali disebabkan oleh konflik dari dalam, bukan serangan luar.

Satu Komando: Tidak boleh ada pengurus atau anggota fraksi yang berjalan sendiri-sendiri atau berseberangan dengan kebijakan DPW maupun DPP.

“Pesan Ketua Umum jelas: tidak ada lagi yang terbelah. Kita harus satu komando. Siapa pun yang tidak sejalan dengan garis partai, akan ada tindakan tegas,” pungkas Anggota Komisi II DPRD Riau tersebut.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *