Dugaan Terlibat Kasus Korupsi, Nama Petinggi Jampidsus Menjadi Tamparan Keras Bagi Penegakan Hukum

Terpopuler601 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru: Terseretnya nama pejabat tinggi Kejaksaan Agung, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah dalam kasus dugaan korupsi batu bara bernilai besar, dianggap sebagai tamparan keras bagi wajah penegakan hukum pemberantasan korupsi di Indonesia.

Lembaga Kejaksaan yang selama ini dikenal sebagai garda terdepan dalam memberantas tindak pidana korupsi, seolah tersambar petir di siang bolong dengan peristiwa ini.

Keterkejutan publik muncul pasca pelaksanaan penggeledahan yang dilakukan penyidik Korsat Tipikor Polri di kediaman yang diduga milik Jampidsus Febrie Ardiansyah terkait kasus korupsi tersebut.

Dugaan keterlibatan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi benteng negara justru berbalik arah, memupus harapan masyarakat yang mendambakan perjuangan bersih melawan korupsi.

Menurut Deputi Monitoring Peradilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau, Hafzan, S.H., M.H., yang juga berprofesi sebagai Pengacara sekaligus Managing Partner Law Office Rumbai, peristiwa ini merupakan bukti nyata pengkhianatan terhadap negara sekaligus pukulan telak bagi upaya penegakan hukum anti-korupsi.

“Ini adalah bentuk pengkhianatan kepada negara dan tamparan keras bagi penegakan hukum pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal ini menjadi puncak hilangnya harapan masyarakat Indonesia agar negeri ini terbebas dari jeratan korupsi,” tegas Hafzan, Kamis (9/7/2026).

Lebih lanjut, Hafzan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Korsat Tipikor Polri. Ia menuntut agar penyelidikan kasus ini dijalankan secara menyeluruh, transparan, dan diusut sampai tuntas ke akar-akarnya. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi satu-satunya cara untuk sedikit mengobati luka mendalam yang dialami bangsa akibat pengkhianatan tersebut.

“Kami mendukung Korsat Tipikor Polri untuk mengusut kejahatan ini sampai tuntas, agar luka bangsa Indonesia akibat pengkhianatan ini sedikit terobati,” pungkasnya.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *