BADKO HMI SUMBAGTENG EKSPANSI KE BUKITTINGGI, SUKSES GELAR BASIC TRAINING LK I HMI MPO

Pendidikan668 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Bukit Tinggi, 27 September 2026 — Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Bagian Tengah (Badko HMI Sumbagteng) sukses menyelenggarakan Basic Training Latihan Kader I (LK I) HMI MPO di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 26–27 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ekspansi HMI MPO ke Kota Bukittinggi yang dirintis dan dilakukan oleh Badko HMI Sumbagteng. Ekspansi ini diarahkan tidak sekadar untuk memperluas keberadaan organisasi, tetapi terutama membangun basis kaderisasi yang mampu melahirkan generasi muda dengan tradisi intelektual, kesadaran keislaman, independensi sikap, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Pelaksanaan LK I menjadi momentum awal dalam memperkenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai dasar perjuangan HMI MPO kepada peserta. Kaderisasi ditempatkan sebagai proses pembentukan manusia yang tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga mampu mengembangkan daya pikir kritis dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai instrumen untuk membaca serta menjawab realitas sosial.

Ketua Pelaksana Basic Training LK I HMI MPO, Agil Pratama, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan di Bukittinggi merupakan langkah awal untuk membangun tradisi kaderisasi yang berkelanjutan.

«“Kami ingin Basic Training ini tidak berhenti pada pengenalan organisasi. Peserta harus mulai membangun tradisi membaca, berdiskusi, berpikir kritis, dan berani menyampaikan gagasan. Kader HMI harus mampu menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat,” ujar Agil Pratama.»

Menurut Agil, kaderisasi membutuhkan proses yang serius dan berkelanjutan. Karena itu, LK I diharapkan menjadi pintu masuk bagi peserta untuk terus mengembangkan kapasitas intelektual, kepribadian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Sementara itu, Ketua Badko HMI Sumatera Bagian Tengah, Givo Vrabora, menegaskan bahwa ekspansi HMI MPO ke Bukittinggi merupakan bagian dari komitmen Badko HMI Sumbagteng untuk memperluas ruang kaderisasi di Sumatera Bagian Tengah.

«“Ekspansi HMI MPO ke Bukittinggi bukan sekadar memperluas struktur organisasi. Yang jauh lebih penting adalah memperluas ruang tumbuh kader. Kita ingin menghadirkan kader yang memiliki keberanian intelektual, independensi dalam berpikir dan bersikap, kokoh dalam nilai-nilai keislaman, serta memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat,” kata Givo.»

Givo menekankan bahwa salah satu karakter penting kader HMI adalah kemampuan menjaga independensi. Menurutnya, kader harus mampu berdiri di atas prinsip dan argumentasi, bukan sekadar mengikuti arus kepentingan.

«“Kader HMI tidak boleh kehilangan daya kritis. Ia harus mampu menguji setiap gagasan, kebijakan, dan realitas dengan ilmu pengetahuan, nilai keislaman, serta keberpihakan kepada kebenaran dan kemaslahatan. Independensi bukan berarti menjauh dari persoalan, tetapi justru keberanian untuk hadir dan bersikap secara bertanggung jawab,” ujarnya.»

Ia juga menegaskan bahwa tradisi intelektual harus menjadi salah satu ciri utama kader HMI MPO. Kaderisasi, kata Givo, harus melahirkan kader yang gemar membaca, berdiskusi, melakukan kajian, mampu menyusun argumentasi, sekaligus memiliki keberanian untuk mengartikulasikan gagasannya di ruang publik.

Dalam kesempatan yang sama, Presidium KAHMI Bukittinggi, Ivan Haykel, memberikan sambutan sekaligus membuka Basic Training LK I HMI MPO. Ia mengapresiasi langkah Badko HMI Sumbagteng dalam membawa proses kaderisasi HMI MPO ke Kota Bukittinggi.

Ivan berharap peserta mampu menjadikan LK I sebagai awal perjalanan panjang dalam membangun kapasitas diri dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

«“Kaderisasi jangan dimaknai sebagai kegiatan sesaat. Setelah LK I, peserta harus terus belajar dan mengembangkan diri. Jadilah kader yang memiliki ilmu, integritas, keberanian menyampaikan kebenaran, serta kesediaan untuk mengabdikan diri bagi masyarakat,” ujar Ivan Haykel.»

Ia juga berharap kehadiran HMI MPO di Bukittinggi dapat berkembang menjadi ruang intelektual dan pengabdian yang konstruktif bagi mahasiswa serta masyarakat setempat.

Membangun Kader yang Berpikir dan Bergerak

Badko HMI Sumbagteng memandang ekspansi ke Bukittinggi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kaderisasi yang lebih luas. Kader HMI MPO diharapkan tidak berhenti pada aktivitas internal organisasi, tetapi mampu hadir di tengah berbagai persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, kebudayaan, keumatan, dan kebangsaan.

Karakter kader yang dibangun adalah kader yang berilmu, kritis, independen, berintegritas, memiliki komitmen keislaman, peka terhadap persoalan rakyat, serta mampu menerjemahkan gagasan menjadi kerja nyata.

Dengan demikian, Basic Training LK I HMI MPO di Bukittinggi bukan sekadar penanda dimulainya proses kaderisasi, tetapi juga menjadi titik awal pembangunan basis intelektual dan gerakan HMI MPO di Kota Bukittinggi.

Badko HMI Sumbagteng menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proses tersebut secara berkelanjutan dengan memastikan bahwa ekspansi organisasi berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kader.

“Kita tidak hanya ingin memperluas tempat HMI berdiri, tetapi memperluas ruang bagi lahirnya kader-kader yang berpikir, bersikap, dan bergerak untuk umat dan bangsa.”

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *