Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri

Terpopuler705 Dilihat

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri

🇮🇩✌️Mentengnews.comKebumen – Sebanyak 839 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi mengakhiri Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Momen bersejarah tersebut ditandai dengan Upacara Penutupan Pendidikan yang berlangsung di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen, Rabu (9/9/2026).

Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., turut hadir dalam upacara yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han. tersebut.

Upacara menjadi puncak dari seluruh rangkaian pendidikan yang telah dijalani para prajurit siswa. Setelah melalui proses pembentukan dan pelatihan secara bertahap, mereka secara resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro, ditegaskan bahwa pendidikan yang telah dilalui merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter, mental, serta kemampuan seorang prajurit Infanteri.

“Pendidikan yang baru saja kalian jalani merupakan bekal awal dalam membentuk jati diri menuju tahapan sebagai seorang prajurit Infanteri TNI Angkatan Darat,” kata Pangdam.

Lebih dari sekadar kemampuan militer, para prajurit muda diharapkan tumbuh menjadi sosok yang memiliki integritas, disiplin dan ketangguhan, sekaligus mampu menempatkan diri secara rendah hati dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Untuk itu, para prajurit diingatkan agar senantiasa berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Semangat untuk terus belajar, berlatih dan menempa diri juga harus menjadi bagian dari perjalanan pengabdian mereka.

Moralitas, kejujuran dan loyalitas menjadi nilai penting yang harus dijaga dalam setiap langkah, karena menjadi prajurit bukan semata-mata tentang kemampuan melaksanakan tugas, tetapi juga tentang menjaga kehormatan diri, satuan dan institusi TNI AD.

Di tengah kehidupan masyarakat, para prajurit juga diharapkan mampu hadir sebagai bagian dari solusi. Membantu mengatasi kesulitan rakyat dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar merupakan wujud nyata pengabdian yang akan semakin memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat.

Bagi 839 prajurit muda tersebut, penutupan pendidikan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Justru, momentum ini menjadi awal pengabdian yang sesungguhnya, ketika ilmu, keterampilan, disiplin dan nilai-nilai keprajuritan yang diperoleh selama pendidikan mulai diterapkan dalam tugas di satuan masing-masing.

Dengan bekal tersebut, para prajurit muda diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kehormatan profesi, serta terus menumbuhkan kepercayaan masyarakat melalui pengabdian yang tulus dan nyata.

(Penrem 072/Pamungkas)

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *