Hukum Jangan Tumpul ke Atas! Dugaan Keterlibatan Anak Pejabat dalam Kasus Narkoba Harus Dibuka Terang-Benderang

Hukum & Kriminal1758 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru, 25 Mei 2026 — Masyarakat kembali dibuat geram dengan beredarnya informasi dugaan penggerebekan pesta narkoba yang melibatkan seorang selebgram asal Pekanbaru bersama anak pejabat penting dari Kabupaten Pelalawan di salah satu club malam di Pekanbaru pada minggu (24 – 5 – 20226)

Kasus ini bukan hanya soal dugaan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di negeri ini. Publik mempertanyakan, apakah hukum benar-benar berlaku adil atau hanya tajam kepada rakyat kecil namun melempem ketika menyentuh lingkaran pejabat dan orang berpengaruh.

Sangat disayangkan jika benar ada upaya membungkam atau meredam pemberitaan demi melindungi pihak tertentu. Jika informasi tersebut benar, maka tindakan itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap prinsip keadilan dan transparansi hukum.

Kami mengecam keras segala bentuk perlindungan terhadap pelaku narkoba, terlebih jika melibatkan keluarga pejabat. Narkoba adalah musuh bangsa yang menghancurkan generasi muda. Tidak boleh ada satu pun pihak yang kebal hukum hanya karena memiliki jabatan, kekuasaan, ataupun koneksi.

Kami mendesak Polda Riau untuk segera memberikan klarifikasi resmi kepada publik serta membuka fakta yang sebenar-benarnya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Jika memang ada pihak yang terlibat, maka proses hukum harus berjalan secara terbuka, profesional, dan tanpa intervensi.

Apabila dalam waktu dekat tidak ada penjelasan resmi dan transparan kepada masyarakat, maka kami bersama elemen mahasiswa dan masyarakat sipil siap turun melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Riau sebagai bentuk protes terhadap dugaan ketidakadilan hukum dalam penanganan kasus ini.

Dalam pernyataannya, Khoiruddin selaku mahasiswa dari Kecamatan Sekijang, Kabupaten Pelalawan menegaskan bahwa masyarakat sudah muak melihat hukum yang diduga hanya berani kepada rakyat kecil.

“Jangan jadikan jabatan orang tua sebagai tameng hukum. Jika memang terbukti terlibat narkoba, proses dan umumkan secara terbuka. Jangan ada yang disembunyikan. Kami mahasiswa tidak akan tinggal diam apabila hukum dipermainkan. Bila perlu, kami akan turun langsung ke Polda Riau membawa tuntutan dan suara rakyat,” tegas Khoiruddin.

 

Ia juga menambahkan bahwa generasi muda di Kabupaten Pelalawan tidak ingin daerahnya tercoreng akibat dugaan praktik perlindungan terhadap pelaku narkoba.

“Narkoba adalah penghancur masa depan generasi muda. Siapa pun yang terlibat harus ditindak tanpa pandang bulu. Jangan sampai publik menilai ada orang yang kebal hukum hanya karena memiliki kekuasaan dan koneksi,” lanjutnya.

Rakyat sudah terlalu sering disuguhi drama hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Jangan biarkan kepercayaan masyarakat semakin hancur akibat praktik pilih kasih dalam penegakan hukum.

Kami akan terus mengawal kasus ini hingga kebenaran benar-benar terungkap.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *